JAGUARNEWS77.com // JAKARTA – Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 1.919 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di wilayah hukumnya.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.
“Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah.
Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
165 Vihara Jadi Prioritas
Sebanyak 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya menjadi fokus utama pengamanan.
Personel ditempatkan untuk melakukan penjagaan, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli di sekitar area rumah ibadah.
Langkah sterilisasi dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ancaman yang dapat mengganggu kekhidmatan ibadah.
Sementara patroli rutin digelar untuk memastikan situasi tetap terkendali selama perayaan berlangsung.
Tak hanya rumah ibadah, pengamanan juga difokuskan pada pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung selama libur dan perayaan Imlek.
Komposisi Personel Gabungan
Dari total 1.919 personel yang diterjunkan, terdiri atas:
155 personel Polda Metro Jaya
1.106 personel polres jajaran
225 personel TNI
217 personel Satpol PP
123 personel Dinas Perhubungan
53 personel Dinas Kesehatan
40 personel Dinas Pemadam Kebakaran
Seluruh unsur tersebut bersinergi dalam pola pengamanan terpadu.
Keterlibatan lintas instansi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, kondisi darurat medis, hingga risiko kebakaran akibat penggunaan lilin dan ornamen perayaan.
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar vihara dan pusat kegiatan.
Pengaturan arus kendaraan akan diberlakukan pada jam-jam ibadah serta saat puncak kunjungan masyarakat.
Petugas Dinas Perhubungan bersama jajaran lalu lintas kepolisian akan melakukan pengalihan arus bila diperlukan, guna meminimalisir kemacetan dan memastikan akses keluar-masuk lokasi ibadah tetap lancar.
Imbauan Kamtibmas
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan berlangsung.
Warga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Layanan darurat kepolisian 110 juga disiagakan selama 24 jam untuk merespons laporan masyarakat secara cepat.
Dengan pengamanan terpadu dan koordinasi lintas instansi, aparat berharap perayaan Imlek 2026 di wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kekhidmatan, sekaligus mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat multikultural Ibu Kota.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan