Jakarta - Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan antisipasi dan pencegahan potensi tawuran warga di wilayah Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (4/1/2026).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan konflik sosial.
Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dan informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan keamanan yang kerap muncul, khususnya pada jam-jam rawan.
Aparat kepolisian menilai respons cepat dan kehadiran langsung personel di lapangan menjadi kunci dalam memutus mata rantai konflik sejak dini.
Wilayah Cipinang Besar Selatan sebelumnya sempat menjadi lokasi bentrokan antarwarga pada dini hari 2 Januari 2025.
Tawuran yang terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan kawasan Bassura, melibatkan dua kelompok warga dan berlangsung berulang kali dalam satu malam.
Brimob Polda Metro Jaya meningkatkan pola pengamanan dengan mengedepankan langkah-langkah preventif.
Personel disiagakan untuk melakukan patroli, pemantauan situasi, serta kehadiran aktif di titik-titik yang dinilai rawan terjadinya konflik.
"Pendekatan preventif adalah bagian penting dari tugas kepolisian.
Dengan kehadiran personel di lapangan, kami berupaya mencegah terjadinya konflik sekaligus memastikan setiap potensi gangguan dapat direspons secara cepat dan tepat," ujar Kombes Pol.enik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya.
Situasi di Cipinang Besar Selatan terpantau aman dan terkendali selama pelaksanaan kegiatan.
Aktivitas warga berlangsung normal tanpa adanya kejadian menonjol.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga kamtibmas dengan tidak mudah terprovokasi serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada aparat setempat.
Reporter: Wahyu Permana
Editor: Muhamad Alviyan