• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Banjir Berulang di Cakung Barat, Warga Desak Solusi Permanen Dinas SDA Bungkam

    18/01/26, 22:16 WIB Last Updated 2026-01-18T15:16:51Z


    Foto: Yasir Habib Putra (Lurah Cakung Barat), Dan BPBD DKI Jakarta, PPSU, serta unsur terkait lainnya melakukan langkah cepat di lapangan. Evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan warga sakit, dilakukan menggunakan perahu karet milik BPBD, Minggu (18/1/2026).(Dok-Istimewa)



    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur DKI Jakarta sejak dini hari kembali memicu banjir parah di wilayah Jakarta Timur.


    ‎Permukiman warga di Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, terendam setelah Kali Cakung dan Kali Cakung Drain meluap, sementara sistem drainase lingkungan tidak mampu menahan debit air, Minggu (18/1/2026).


    ‎Banjir merendam sedikitnya empat wilayah rukun warga (RW), yakni RW 03, RW 06, RW 07, dan RW 08. Ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter di titik terparah.


    ‎Di beberapa lokasi, genangan bahkan setinggi dada orang dewasa, memaksa warga menghentikan seluruh aktivitas dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.


    ‎Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra, menyatakan banjir kali ini memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.


    ‎“Air naik sangat cepat dan cukup membahayakan. Fokus kami saat ini adalah penyelamatan dan evakuasi warga,” ujar Yasir.


    ‎Akibat banjir, akses jalan lingkungan lumpuh total. Kendaraan tidak dapat melintas, sementara jalur menuju sekolah, tempat ibadah, serta fasilitas pelayanan publik terputus. Sejumlah warga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam lebih dari satu meter.


    ‎Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir menyebabkan kerugian material yang signifikan. Perabot rumah tangga, alat elektronik, hingga dokumen penting milik warga rusak akibat terendam air.


    ‎Dalam kondisi darurat, aparat kelurahan bersama BPBD DKI Jakarta, PPSU, serta unsur terkait melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.


    ‎Lansia dan warga sakit menjadi prioritas utama. Dapur umum juga didirikan di halaman Kantor Kelurahan Cakung Barat dengan dukungan Baznas Bazis Kota Jakarta Timur dan Suku Dinas Sosial.


    ‎Pendataan sementara mencatat lebih dari 1.000 jiwa terdampak. Di RW 03 dan RW 06 masing-masing sekitar 300 warga mengungsi di musala dan Musala At-Taqwa.


    ‎RW 08 menjadi wilayah terdampak terbesar dengan sekitar 600 jiwa, sebagian di antaranya mengungsi di Gereja GBI Kampung Baru.


    ‎Banjir yang kembali berulang ini memunculkan sorotan tajam terhadap efektivitas penanganan infrastruktur pengendali air.


    ‎Sejumlah warga menilai percepatan pembangunan embung serta perbaikan sistem drainase belum dirasakan secara nyata di lapangan.


    ‎Namun hingga berita ini diturunkan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta belum memberikan penjelasan resmi.


    ‎Saat dikonfirmasi terkait percepatan pembangunan embung dan upaya pengendalian banjir di kawasan Cakung Barat, pihak Dinas SDA belum memberikan respons.


    ‎Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan.


    ‎Hingga Minggu sore, genangan air di sejumlah titik Cakung Barat belum sepenuhnya surut dan warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini