• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Cegah Masuk HIV, Klinik Lapas Kediri Gelar Screening HIV

    20/02/24, 14:00 WIB Last Updated 2024-02-20T07:00:26Z
    JAGUARNEWS77.com // Kediri, Jawa Timur – Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur kembali melakukan kegiatan rutin screening HIV secara sukarela atau sering disebut Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mandiri kepada Warga Binaan Lapas Kediri, Selasa (20/02/24). 

    Pemeriksaan dan konseling kesehatan ini dilakukan oleh Tim VCT Mandiri Lapas Kediri di ruang poliklinik Lapas Kediri. 

    Kegiatan rutin ini dilakukan sebagai upaya deteksi dan pencegahan penyakit menular seksual, salah satunya HIV, mengingat Warga Binaan Lapas/Rutan termasuk dalam Kelompok Resiko Penyebaran Penyakit Menular Seksual. 

    Sasaran WBP untuk mengikuti kegiatan kali ini sejumlah 20 orang, yang kemudian dilakukan screening awal sebagai pembuka kegiatan pemeriksaan dilanjutkan dengan pengambilan sampel darah oleh tim medis. 

    Konseling menjadi rangkaian akhir kegiatan skrining kali ini. Hasil dari screening kali ini menyatakan bahwa warga binaan di Lapas Kediri negatif, yang berarti bahwa tidak ada yang terjangkit HIV/AIDS.

    Budi Ruswanto selaku Plt Kalapas mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan HIV/AIDS yang telah dilaksanakan WBP di Lapas Kediri, beliau menambahkan bahwa tujuan dari pemeriksaan sebagai langkah awal dalam mengetahui serta mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS di lingkungan  Lapas.

    “Allhamdulillah kegiatan screening VCT HIV/AIDS dapat terlaksana dengan baik. Apabila terdapat WBP yang positif, maka akan diambil tindakan penanganan selanjutnya sehingga mereka dapat memahami tujuan dilaksanakannya VCT. Mari kita hindari penularannya dan bukan orangnya”, ujar Budi.

    Hal ini sesuai dengan arahan KaKanwil Kemenkumham Heni Yuwono bahwa Kegiatan ini sangat membantu dalam hal pengawasan terhadap penyakit terutama penyakit menular. Sebagai upaya pencegahan berkembangnya penyakit menular yang bukan tidak mungkin dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini