• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Gunung Marapi Sumbar Erupsi Diiringi Suara Dentuman Keras

    30/12/23, 15:23 WIB Last Updated 2023-12-30T08:23:55Z


    JAGUARNEWS77.com // Sumatera Barat -Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi Sabtu (30/12/2023) pukul 06:03 WIB. Erupsi diiringi suara dentuman keras yang jelas didengar warga di daerah Kabupaten Agam hingga Kota Bukittinggi.


    Badan Geologi, PVMBG mencatat erupsi  terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi sementara ini ±  56 detik. Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada).


    PVMBG mengimbau agar masyarakat di sekitar gunung marapi dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan. Dengan wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas.


    "Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung marapi agar selalu mewaspadai. Potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan," bunyi rilis PVMBG, Sabtu (30/12/2023).


    Masyarakat juga diimbau untuk mengunakan masker untuk beraktivitas. Hal ini untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik.


    "Maka masyarakat yang berada di sekitar G. Marapi agar menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu jika terjadi hujan abu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh," ucap PVMBG.


    Masyarakat yang ada di sekitar Gunung Marapi juga diminta agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat. "Tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya," katanya. 


    Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Sungai Puar dan Kecamatan Candung menjadi daerah terdekat di Kabupaten Agam dari puncak Gunung Marapi. Sementara dari arah Kota Bukittinggi, letusan Gunung Marapi tidak teramati dengan kondisi kabut tebal saat dentuman terjadi.


    Petugas pengamat gunung api (PGA) Marapi Teguh Purnomo menyebutkan dalam catatan resminya Gunung Marapi meletus pada jam 06.03 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi sementara ini 56 detik.


    "Terdengar suara dentuman, erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat. Marapi berada pada Status Level II (waspada) dengan rekomendasi warga menjauhi kawasan di radius tiga kilometer dari puncak," kata Teguh.


    "Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diimbau agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi," ujarnya. Petugas PGA juga mencatat terjadi 134 letusan dan 534 hembusan sejak Marapi erupsi pertama kali mengalami erupsi pada Minggu (3/12) lalu.


    Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul :"Gunung Marapi Sumbar Erupsi Diiringi Suara Dentuman Keras"(Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini