• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Deteksi Sejak dini, Lapas Rangkasbitung-Dinkes Lebak Lakukan Skrining Kesehatan Petugas

    11/11/23, 13:10 WIB Last Updated 2023-11-11T06:16:36Z
    JAGUARNEWS77.com // Lebak, Banten -  Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Kanwil Kemenkumham Banten Melaksanakan Skrining kesehatan pegawai yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Jum'at (10/11). 

    Turut hadir langsung Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, pejabat struktural dan Petugas Lapas Rangkasbitung. Selain itu, Dinas Kesehatan diwakili oleh Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM), Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Mandala dan Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Cikulur. 

    Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Suriyanta Leonardo Situmorang mengapresiasi kerjasama kegiatan ini karena menurutnya penting setiap pegawai mengetahui keadaan kesehatan tubuh masing-masing petugas.

    “Kegiatan ini penting sebagai deteksi dini, tentu hasil ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga kesehatan tubuh sehingga performa dalam bekerjapun akan semakin baik dan kami apresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan Kab. Lebak melaksanakan Posbindu ini” Ujar Kalapas 

    Senada dengan Kalapas, Kepala Seksi PTM Dinkes Lebak, Bachtiar menyampaikan bahwa pelaksanaan skrining POSBINDU mengacu pada standar Pelayanan minimal, sehingga setiap warga Lebak berhak mendapatkan layannnya.

    “Alhamdulillah kami bisa hadir dan melaksanaan kegiatan skrining kepada petugas Lapas, sama seperti halnya dinas lainnya, disinipun berhak mendapatkan pemeriksaan skrining penyakit tidak menular, sehingga kita bisa mengetahui sejak dini resiko rentan penyakit tidak menular tersebut dan kita bisa lakukan pencegahan berikutnya” Pungkas Bahtiar.

    Sebagai informasi Posbindu melaksanakan Skrining yang bertujuan mengidentifikasi risiko penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, dan gagal ginjal. Hasil pemeriksaan selanjutnya ditindaklanjuti oleh dinas kesehatan untuk data kesehatan nya kemudian diinput kedalam aplikasi sehat dan menjadi database kesehatan pegawai. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini