• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Diduga Oknum 4 Kepala Desa Kecamatan Patia Terlihat Sedang Asik Bersama Wanita di Tempat Hiburan Malam

    20/08/23, 12:56 WIB Last Updated 2023-08-20T05:56:38Z



    JAGUARNEWSS77.com//Pandeglang - Setelah viral (SB) salah seorang oknum Ketua Ikades kecamatan Patia membuat video menolak pilkada dan kecam akan mengajak warga masyarakat sekecamatan Patia untuk golput pada pemilu pada tahun 2024 diduga terlihat sedang asik karaoke bersama bersama 3 orang oknum Kepala Desa Kecamatan Patia dan 4 orang wanita di salah satu ruangan tempat hiburan malam yang ada di kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang provinsi Banten.


    Hasil pantauan awak media, pada hari Sabtu 19 Agustus 2023 sekita pukul 20:30 WIB sampai dengan pukul 01:00 08 Agustus 2023 ke 4 oknum kepala Desa bergeser ke salah satu tempat makan yang ada di jalan raya Tanjung lesung/Panimbang,

    Begini ungkap salah seorang oknum kades ketika ditanya oleh awak media, Ya itu kepala desa yang viral tapi sudah damai dan tidak ada masalah lagi singkatnya sambil masuk ke mobil masing-masing


    Ditempat yang sama (MG) salah seorang dari 4 wanita yang menemani 4 kepala Desa yang diduga pula berprofesi selaku perangkat Desa di kecamatan Sukaresmi kepada awak media, Terserah kami aja lah mau mabuk, mau hiburan apa ruginya buat anda itu urusan mereka singkatnya dengan ketus.

    Ucup selaku mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) di tempat terpisah menambahkan, Saya sangat menyayangkan kepada perilaku 4 oknum Kepala Desa yang telah mencoreng nama baik wakil rakyat dengan cara mengatakan goblok anggota dewan seperti yang dalam video yang beredar tambah lagi malah masuk ketempat hiburan malam dengan wanita yang bukan muhrimnya dan bahkan lebih mirisnya lagi salah satu wanitanya adalah perangkat Desa sungguh tidak bermoral,

    "Dengan demikian kami nyatakan dan akan memastikan 4 oknum kepala Desa dan juga satu wanita yang disinyalir salah seorang oknum perangkat desa untuk diberikan sangsi dan bila perlu di berhentikan karena jelas ini akan memberikan contoh yang buruk untuk masyarakat pada umumnya,Tutupnya.

    (Djemi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini