• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Viralnya 4 oknum Kepala Desa Kecamatan Patia, Kadis DPMPD Berjanji Konfirmasi Masalah Ini

    20/08/23, 21:02 WIB Last Updated 2023-08-20T14:02:48Z
    Oknum Kades (tengah) ketika di tempat hiburan.


    JAGUARNEWS77.com//Pandeglang - Setelah beredar viral Ikades (Ikatan Kepala Desa) kecamatan Patia yang berkoar-koar di sosial media untuk mengajak masyarakat golput di pemilu 2024.

    Selang berapa hari, terpantau oleh awak media Ikades Patia beserta 3 kepala desa lainnya berada di tempat hiburan malam kecamatan Panimbang.

    Ironisnya terlihat minuman dan salah satu perangkat desa seorang wanita ikut menemani para kepala desa tersebut,apakah mungkin itu perayaan bagi Ikades dan para kepala desa yang sudah bisa mengajak masyarakat di pemilu 2024.

    Ketika awak media berusaha menghubungi kadis DPMPD kabupaten Pandeglang, Buntara mengatakan akan mengkonfirmasi terkait hal ini.

    “Kami konfirmasi ke lapangan dulu,” tulis Buntara, Kadis DPMPD dengan singkat.

    Marja C.B, Ketua LPK-MP kabupaten Pandeglang mengungkapkan keprihatinannya terhadap Ikades dan para oknum kepala desa yang baru baru ini beredar viral di sosial media. Ikades patia berkoar koar dengan lantang mengajak golput karena upacara 17 Agustus yang tidak di hadiri oleh anggota dewan.

    Kini malah berpesta pora di tempat hiburan malam dengan para wanita pekerja hiburan malam,apa lagi mendengar perangkat desa seorang wanita ikut dalam acara minum minuman keras itu,seperti itukah sebagai publik figur memberi contoh kepada masyarakatnya.

    “Kami akan mendesak kepada pemerintahan daerah di bidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa (DPMPD) untuk memberikan sanksi berat kepada para oknum kepala desa tersebut,bila tidak di tanggapi maka kami beserta OKP dan aliansi mahasiswa akan mengadakan aksi besar besaran untuk memberikan jera kepada seluruh kepala desa di kabupaten Pandeglang,agar lebih bisa memberikan contoh dan menjalankan amanah kebijakan yang di berikan kepada mereka," tegas Marja.

    Secara terpisah Aris Doris sebagai Ketua Pleton Pemuda, menegaskan perlu dengan serius dan kawal para oknum-oknum kepala desa tersebut agar mereka tidak menyalah gunakan anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah untuk membangun desa-desa mereka, karena tidak sedikit issue dimana anggaran DD/ADD yang kerap sering sekali kita dengar tidak terealisasi.

    “Patut kita duga dengan gaya para kepala desa yang selalu dekat dengan tempat hiburan malam, tambah lagi minum-minuman keras yang mereka konsumsi tempat hiburan malam, uang anggaran desa di pakai untuk bersenang senang, perlu nya kita menduga, seharusnya mereka itu sadar mereka adalah pejabat publik yang harus memberikan contoh terbaik untuk masyarakat nya,” ujar Doris.

    (Djemi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini