JAGUARNEWS77.com // Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah atau tidak membenarkan seputar kabar adanya kedekatan antara pihak Istana dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Kepala Negara mengatakan, tidak ada baik dari Istana yang berkaitan dengan Al Zaytun.  

"Saya dong Istana? Ndak lah, ndak ndak," kata Presiden singkat ketika di Pasar Palmerah, Senin (26/6/2023). 

Presiden juga membantah informasi yang menyebut Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai beking dari Ponpes Al Zaytun. Selain itu, Presiden meminta masyarakat bersabar soal tindak lanjut pemerintah terhadap ponpes tersebut.

​Ya, sabar lah itu Pak Menkopolhukam, Pak Menteri Agama, sudah saya perintahkan untuk mendalami, untuk mendalami. Nanti kalau hasilnya sudah ada, saya sampaikan," kata Presiden, menegaskan.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko membantah 'membekingi' keberadaan pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun di Kabupaten Indramayu. DIketahui, Ponpes Al Zaytun dinilai menyimpang dari ajaran agama. ​

Moeldoko menegaskan bahwa ia bukanlah preman yang memberikan perlindungan untuk kelompok tertentu. "Emang preman kok jadi beking," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/6/2023).

Meski demikian, Moeldoko mengaku dekat dengan pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Dia memastikan, kedekatannya dengan Panji Gumilang semata-mata untuk membangun komunikasi politik dan publik. 

"Konteksnya komunikasi politik, komunikasi publik dan seterusnya. Jadi jangan terus diartikan macam-macam," katanya, menegaskan.

Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul : Presiden Pastikan Ketidakbenaran Kedekatan Istana dengan Al Zaytun (Red)