• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel



    BKSAG Bantah Ada Larangan Natal dan Intoleransi di Kabupaten Lebak

    19/12/22, 21:41 WIB Last Updated 2022-12-19T14:45:32Z

    JAGUARNEWS77.com // Lebak, Banten - Beberapa hari terakhir diramaikan dengan unggahan di media sosial (medsos) mengenai adanya tindakan intoleransi dan larangan ibadah Natal di Perumahan Citra Maja Raya, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam narasinya tertulis kalau larangan dan tindakan intoleransi itu dilakukan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

    Mengenai adanya narasi larangan Natal serta intoleransi tersebut, Sekretaris Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, membantahnya.


    Menurut Halson, toleransi dan larangan ibadah itu tidaklah benar, yang ada hanya himbauan perayaan Natal di Gereja yang sudah ada di Kabupaten Lebak, Banten. Sehingga umat Kristiani lebih khusyuk saat berdoa, serta meriah saat perayaannya. Bahkan pada Selasa, 27 Desember 2022, puncak perayaan Natal akan dihadiri oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.


    “Berita itu jadi aneh menurut kita, karena selama ini, Bupati Lebak, terutama Bu Iti, selalu Natal bersama dengan kita. Bahkan nanti tanggal 27 itu, beliau sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir. Artinya boro-boro melarang, beliau aja ikutan gitu, menyapa umat kristiani di hari Natalnya kan,” ujar Halson Nainggolan, Sekretaris BKSAG Kabupaten Lebak, melalui selulernya, Senin (19/12/2022).

    Halson yang sudah menetap di Kabupaten Lebak selama 32 tahun mengaku bisa leluasa beribadah ke gereja yang ada. Warganya pun sangat saling menghargai. Tak hanya masjid, rumah ibadah lainnya pun berdiri di Kota Multatuli, seperti Vihara dan Gereja.


    Pendopo Bupati Lebak juga dijadikan pelantikan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Banten, pada Sabtu, 19 November 2022. Kala itu, ketua serta pengurus pusat Pemuda Katolik, dan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya juga hadir.


    “Udah puluhan tahun saya di Rangkasbitung, baru kali ini agak aneh, mungkin ada yang mempelintir ya. Sangat membantahlah kita (Adanya larangan ibadah natal), bahkan beliau sudah menyatakan kehadirannya (Natal bersama),” terangnya.


    Di Perumahan Citra Maja Raya memang belum berdiri gereja, namun sudah ada persekutuan umat Kristiani. Agar lebih semarak, perayaan Natal, Halson mengajak persekutuan itu beribadah bersama di gereja yang sudah ada.


    Sejak jauh hari, BKSAG sudah mengajak umat Kristiani Kabupaten Lebak, termasuk di Perumahan Citra Maja Raya, untuk merayakan Natal bersama di seluruh gereja yang ada di Kota Multatuli. Terlebih, di Kecamatan Maja, belum berdiri gereja yang bisa digunakan umat Kristiani merayakan Natal bersama.


    “Karena memang belum ada gereja di Maja, mereka ada persekutuannya biar enggak terpisah-pisah, mereka membentuk persekutuannya di sana, semacam forum komunikasi mereka. Forum remisinya kan di BKSAG, jadi kita membuka pintu untuk umat kristiani ini untuk bersama-sama Natal bersama, makanya kita juga kan judulnya natal bersama umat Kristiani Lebak,” jelasnya (Sumber : liputan6.com/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini