• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Wakil Bupati Lebak, Puji Kreatifitas Hasil Karya WBP Lapas Rangkasbitung

    10/11/21, 20:11 WIB Last Updated 2021-11-10T13:11:07Z
    Ini Pesan Wakil Bupati Lebak saat Terima Hasil Karya Wbp Lapas Rangkasbitung

    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Memperingati hari pahlawan tahun 2021, Lembaga Pemasyarakatan kelas III Rangkasbitung patut berbangga atas hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang memikat hati Wakil BUpati Lebak, Ade Sumardi disela-sela sebelum Pelantikan Pemuda Pancamarga yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lebak, Rabu (10/11).

    Turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kab. Lebak, Pembina Pemuda Pancamarga, jajaran pengurs Legiun Veteran (LVRI) dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung. 
    Pada kesempatan tersebut, Kalapas berkenan memberikan Hasil Karya WBP berupa produk olahan dan Ukiran berbahan kayu bekas hasil tebang pohon pemeliharaan jalan arteri Multatuli dari Dinas Lingkungan Hidup. 

    Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi menyambut positif dan bangga atas hasil karya yang diterimanya, ia lantas memuji dan mendorong agar hasil karya tersebut mendapat tempat khusus diseluruh area wisata sebagai bagian dari keunggulan produk hasil karya Narapidana.


    “ini bagus sekali, inovatif dan kreatif, bukti dari keberhasilan pembinaan didalam Lapas. Hasil ini tentu harus kita dorong, pangsa pasarnya harus jelas, Kalapas bisa bermitra dengan tempat wisata, nanti kita dorong dinas terkait agar disetiap tempat wisata mestinya ada spot/ area local khusus penjualan hasil karya binaan Lapas, prinsipnya kita harus dukung kreatifatas dan pembinaan disana” Ujar Ade sapaan akrabnya.

    Menanggapi apa yang disampaikan Wakil Bupati Lebak, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung menyambut gembira sambutan hangat dan dukunga dari Wakil Bupati Lebak.


    "Alhamdulillah pa wakil sudah mau terima dan support hasil karyanya, tadi juga disarankan dan didukung agar mendapat pangsa pasar yang jelas ditempat-tempat wisata. Hasil karya tersebut juga buah dari kerjasama dengan Dinas LH, kemaren kami minta daripda hasil tebang pohongnya terbuang, bisa dialihkan ke Lapas untuk dimanfaatkan menjadi kerajinan ukiran pembuatan beberapa produk misalnya pembuatan Leper/ cobek, mangkuk, piring, asbak dan produk olahan kayu lainnya. Kami berharap seluruh stakeholder dapat mendukung sebagai bagian dari upaya memberikan pembinaan life skill bagi WBP” Terang Kalapas. (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini