• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    Dua Orang Warga Jambe, jadi Korban pengeroyokan Oknum Ormas Pemuda Pancasila

    03/09/21, 11:41 WIB Last Updated 2021-09-03T04:41:06Z
    JAGUARNEWS77.com # Tangerang, Banten - Menurut penjelasan seorang korban pengeroyokan dengan berinisial 'IS' , dan 'AL' , beserta dengan dua orang temannya warga Jambe. 

    Berawal dari sebuah kendaraan R4 merk Ertiga yang di kendarai saudara Ius dan istri yang sedang menuju ke tempat pengobatan alternatif untuk Diurut, di daerah Jl. Kp.Kroncong Rt 02/05 Kecamatan Jatiiwung Kota Tangerang.

     
    Sepulang dari pengobatan itu kira kira jam 11:30 Wib, tiba-tiba sekolompok orang berbadan tegap yang mengaku Debt collector tengah menunggu dan menghampiri kendaraan yang di kendarai pak ius, sedangkan pak ius tidak tau apa apa mengenai kendaraan R4 yang dia pinjam, lalu pak ius minta tolong kepada saudaranya 'IS' , dan 'Al' dari Jambe, untuk minta tolong datang ke lokasi parkir yang tidak jauh dari tempat pengobatan itu. 
    "(Red).


    Saudara 'AL' dan 'IS', dan 2 temannya dari Jambe ke lokasi  tersebut Kp Kroncong Jatiuwung di mana pak Ius dan istri menunggunya. 
    Lalu Pak ius yang sudah terlihat lelah, campur panik juga, minta ijin kesaya (AL) mau pulang ke rumah dengan menggunakan jasa ojek online. "Terang 'IS' & 'AL' (korban). 


    Masalah tak kunjung selesai sampai jam 01:00 WIB dini hari, dikarnakan saudara 'AL' dan 'IS' menunggu pemilik mobil yang kebetulan sedang bekerja di RS swasta di daerah Alam sutera. 
    Saudara 'AL' dan 'IS' berupaya mediasi dengan Debt colector untuk menunggu sama-sama pemilik mobil, dan meminta agar mobil itu jangan di bawa dulu kita tunggu sama-sama sampai dia (pemilik mobil) datang. "Terang saudara 'AL'. 


    Sekitar jam 02:00 pagi dini hari sejumlah massa yang berseragam dari Ormas Pemuda Pancasila tiba-tiba saja berkumpul bersama dengan para Debt collector kira kira dengan jumlah 60 orang. 
    "Menurut keterangan pemilik warung Bejo dan warga sekitar sebut saja saudara TM" 
    kepada Jaguarnews77.com." 


    Lalu, tidak lama kemudian tiba tiba beberapa oknum yang menggunakan seragam Ormas PP mengeroyok dan memukul saudara 'AL' dan 'IS' sampai tersungkur ke tanah lalu ditendang serta di injak injak. 
    Kedua teman 'AL' dan 'IS berusaha melerai malah terkena bogem mentah dari massa oknum ormas PP yang berseragam. 


    "Menurut keterangan dua orang teman 'AL' dan 'IS' serta warga sekitar. Saat di konfirmasi. 
    Kepada wartawan,.


    Ketua RT setempat dan mantan RW berinisial 'PN', beserta sejumlah warga sekitar yang melihat kejadian itu melerai keributan dan mengamankan korban (AL & IS). 
    Setelah di jelaskan kronologis kejadian itu oleh 'AL' & 'IS' (korban )kepada RT dan Mantan RW serta sejumlah warga setempat. 
    Satu persatu massa pulang dan membubarkan diri. "Terang TM warga sekitar" 


    Entah apa alasannya oknum berseragam ormas PP juga merampas barang pribadi berupa Tas hitam milik saudara 'IS' yang ber isi (HP, Dompet ,uang Tunai 700 ribu rupiah dan dokumen penting lain KTP, SIM, STNK, ), oknum berseragam ormas PP tersebut juga merampas 1bh kunci dan STNK mobil Ertiga itu , lalu kunci dan STNK tersebut malah di serahkan kepada Debt collector, mobil pun langsung di bawa oleh Debt Collector. 
    "Menurut keterangan saudara 'AL' kepada media Jaguarnews77.com." 


    Atas kejadian itu saudara 'AL' dan 'IS' melaporkan perbuatan oknum Ormas PP tersebut ke Polsek Jatiiwung dan lanjut melakukan visum atas luka luka yang dialami.,ke RSU Kabupaten Tangerang. 


    Adapun Kerugian yang di alami korban tersebut, Tas ber isi (HP, Dompet, uang tunai, dokumen dokumen penting) saudara 'IS'. & luka lebam di pelipis mata kanan 'AL'. 


    Saya berharap kepada pihak Polsek Jatiuwung dan jajaran untuk menindak tegas , karna saya sudah memberikan nama nama oknum ormas tersebut, serta di kuatkan saksi mata baik teman saya dan warga sekitar di lokasi . Tentu nya pengaduan saya ini tidak memerlukan waktu lama untuk meminta keadilan, dan proses dalam menegakkan hukum. 
    "Terang 'AL' (korban). 





    (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini