• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Jurnalis Sumut Tewas Tertembak, PWI : Usut Pelakunya

    21/06/21, 10:16 WIB Last Updated 2021-06-21T03:42:40Z


    JAGUARNEWS77.com # Empat Lawang - Seorang jurnalis Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap, yang juga Pemimpin Redaksi lassernewstoday.com Sumatera Utara tewas tertembak tewas dengan luka tembakan di dalam mobil yang dikendarainya, Sabtu (19/6/2021).  Korban, ditembak oleh orang yang tidak dikenal saat hendak pulang kerumahnya.


    Kasus kekerasan terhadap jurnalis mendapat respons dari elemen organisasi wartawan.


    Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Empat Lawang Beni Syafrin  mengecam dan mengutuk keras tindakakan kriminal yang menewaskan korban.


    Menurutnya, selain tindakan itu merupakan bentuk kekerasan terhadap jurnalis, juga mencederai kebebasan pers di Indonesia.  Untuk itu,  PWI Empat Lawang mendesak kepolisian mengusut tuntas pelaku kekejaman terhadap pers.


    "PWI Empat Lawang turut berduka atas meninggalnya almarhum Marsal, mewakili seluruh anggota PWI Empat Lawang dan rekan-rekan pers. Mengutuk keras tindakan biadap pelaku penembakan terhadap salah seorang insan pera di Sumut, Dan mendesak pihak kepolisian mengungkap tuntas pelaku, serta memberikan hukuman sesuai perbuatannya, Agar tidak terjadi kembali kekerasan terhadap pers saat menjalankan tugas kewartawaan,”tegas Beni Syafrin, Minggu (20/6/2021).


    Senada dengan Beni, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Empat Lawang Erwin Za mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap pers, dan meminta aparat kepolisian memproses kasus ini secara profesional.


    "Mengutuk kekerasan terhadap jurnalis apalagi sampai menghilangkan nyawa,meminta kepada aparat penegak hukum agar dapat memperoses kasus ini secara profesional juga untuk rekan - rekan  jurnalis di Empat Lawang hendaknya mengedepankan keselamatan saat menjalankan tugas dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,"Tegasnya


    Begitupun Ketua Iwo Empat Lawang Amri Wijaya, juga mengecam keras tindakan kekerasan terhadap wartawan yang menyebabkan korban meninggal dunia.


    "Mengutuk dan mengecam keras pelaku tindakan kekerasan terhadap pers.dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini, dan memberikan hukuman kepada pelaku sesuai undang undang," Tegasnya 


    Sementara itu Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu, S.IK terkait penembakan salah satu pimpinan redaksi (Pimpred) yang meyebabkan korban meninggal dunia menegaskan, Siapapun itu yang jelas penyelesaian masalah dengan kekerasan, saya sangat tidak setuju, Apalagi mengakibatkan orang lain luka ataupun meninggal, 


    "Permasalahan apapun selesaikan dengan hukum yang berlaku karena kita negara hukum dan siapapun yang melakukan tindakan melanggar hukum seperti yang tadi di bilang melakukan penembakan, Bila itu melanggar hukum supaya bisa diproses sampai tuntas dan pelaku harus dihukum sesuai hukum yang berlaku," Tegasnya.


    Wartawan adalah profesi dimana seorang yang bekerja memberikan informasi yang akurat, terpercaya yang berasal dari sumber yang dapat dipercaya untuk di publikasikan melalui media untuk  masyarakat luas.


    Namun sayangnya, tidak sedikit yang menganggap bahwa pers adalah profesi yang mencari kesalahan orang lain. Padahal pers itu pilar ke empat demokrasi yang mana bila diantara empat itu ditidak ada maka tidak berjalannya suatu negara dan juga profesi pers saat menjalankan tugas kewartawaannya dijamin undang undang yang merajut kepada undang undang pers nomor 40 tahun 1999 tentang kemerdekaan pers.


    Maka sangat disayangkan apabila ada oknum yang sengaja menyakiti maupun melukai bahkan membunuh seorang wartawan dikarenakan takutnya informasi yang disajikan pers menyangkut diri oknum yang bisa terbongkar semua kebusukan yang selama ini dilakukan. 



    Sumber : rri.co.id

    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini