• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    Wanita yang Memaki Polisi Saat Diminta Putar Balik Minta Maaf: Saya Khilaf Sudah Berkata Kasar

    17/05/21, 14:23 WIB Last Updated 2021-05-17T07:23:36Z
    wanita-yang-memaki-polisi-saat-diminta-putar-balik-minta-maaf-saya-khilaf-sudah-berkata-kasar
    Hesti, wanita yang memaki polisi saat diminta putar balik meminta maaf kepada Briptu Febio di Mapolres Sukabumi pada Minggu (16/5/2021) (Sumber: Tangkapan Layar/Istimewa)



    JAGUARNEWS77.com # Sukabumi, Jabar - Hesti, wanita yang memaki anggota polisi dari Polres Sukabumi bernama Briptu Febio Marcelino karena tak terima saat kendaraannya diputar balik akhirnya meminta maaf pada Minggu (16/5/2021).


    Selain Hesti, anggota keluarganya yang bernama Raminto juga meminta maaf kepada Briptu Febio karena telah melontarkan kata-kata kasar.


    Hesti dan Raminto datang langsung ke Mapolres Sukabumi untuk meminta maaf kepada Briptu Febio Marcelino atas sikapnya.


    "Kepada bapak-bapak dan media, terutama bapak briptu, saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya kepada bapak karena sudah berkata kasar," kata Hesti kepada Briptu Febio di Mapolres Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/5/2021).


    Hesti berjanji kejadian yang dilakukannya itu akan menjadi pelajaran bagi dirinya. Karena itu, dia berharap kekhilafannya bisa dimaafkan.


    "Insyaallah jadi pelajaran bagi saya, dan bapak bisa memaafkan apa yang sudah saya sampaikan ke bapak," ucap Hesti.


    Menanggapi hal tersebut, Briptu Febio Marcelink telah memaafkan Hesti dan Raminto.


    Permintaan maaf Hesti dan Raminto itu disaksikan langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif.


    Menurut Lukman, permintaan maaf Hesti dan Raminto kepada Briptu Febio dan instansi kepolisian atas kesadaran pribadi yang bersangkutan.


    "Kedatangan Ibu Hesti di Polres Sukabumi atas kesadaran pribadi beliau," ujar AKBP Lukman.


    Lukman menuturkan, dari hasil pemeriksaan penyidik, bahwa sikap yang telah dilakukan Hesti dan Raminto tersebut sudah masuk dalam unsur melawan hukum.


    Adapun unsur melawan hukum yang dimaksud yaitu terkait aturan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.


    Lalu, Pasal 216 KUHP tentang tidak menuruti perintah menurut undang-undang. Terakhir pasal 315 KUHP tentang penghinaan ringan.


    "Ibu Hesti dan Bapak Raminto menyadari bahwa tindakan yang sudah dilakukannya melanggar ketentuan hukum," ujar Lukman.


    "Dengan iktikad baiknya, Ibu Hesti meminta maaf kepada petugas kepolisian atas nama Briptu Febio dan Kepolisian Negara RI."


    Sebelumnya, seorang penumpang mobil tidak terima saat diminta putar balik di pos penyekatan Benda, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.


    Belakangan diketahui, penumpang pria dan wanita itu bernama Raminto dan Hesti. Keduanya merupakan warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


    Aksi Raminto dan Hesti yang memaki petugas terekam dalam video yang akhirnya viral di media sosial.


    Menurut informasi yang dihimpun, mobil yang ditumpangi Raminto dan Hesti bertujuan ke Sukabumi, Jawa Barat, untuk berwisata. 



    Sumber : kompas TV

    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini