• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Wanita yang Memaki Petugas Saat Diminta Putar Balik di Kawasan Anyer Kini Dicari Polisi

    17/05/21, 14:19 WIB Last Updated 2021-05-17T07:19:26Z
    wanita-yang-memaki-petugas-saat-diminta-putar-balik-di-kawasan-anyer-kini-dicari-polisi
    Seorang pengendara jalan dengan tujuan Pantai Anyer mengamuk saat berusaha diputar balik petugas. (Sumber: Instagram/@lambeturah)



    JAGUARNEWS77.com # Banten - Sebuah video memperlihatkan seorang wanita memaki petugas pos penyekatan di simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, pada Minggu (16/5/2021).


    Video tersebut lantas viral setelah diunggah di media sosial. Salah satunya oleh akun bernama @lambeturah. Video itu lantas mendapat respons dari warganet.


    Dalam video itu, seorang wanita memakai pakaian berwarna kuning memaki petugas sambil memukul mobil yang ditumpanginya.


    Wanita yang ditemani seorang pria menumpang mobil sedan itu diketahui hendak menuju kawasan objek wisata Pantai Anyer.


    Selain diminta putar balik, penumpang wanita juga ditegur petugas penyekatan karena kedapatan tidak memakai masker.


    Kepada petugas, wanita itu mengaku karena ada neneknya yang meninggal. Karena itu, dia memaksa masuk ke kawasan Anyer.


    “Katanya neneknya meninggal tapi enggak pakai masker,” kata petugas kepada wanita tersebut.


    "Sabar, Bu, Istigfar."


    Menanggapi kejadian itu, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mencari wanita tersebut.


    "Kami akan mencari (wanita penumpang mobil), kami akan menyelidikinya, nanti akan kita mintai keterangan," kata Sigit pada Minggu (16/5/2021).


    Setelah itu, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan wanita itu.


    “Nanti kita koordinasi dengan Satpol PP apakah ditangani mereka atau kita,” ujar Sigit.


    Sementara itu, Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman mengatakan, pengguna jalan tersebut hendak pergi ke Pantai Anyer.


    "Tadi kita cek identitas dan tujuannya karena menuju Anyer kita putarbalikkan," ucap Ali.


    Ali mengatakan, meskipun sempat terjadi cekcok antara pengguna jalan dan petugas, namun pengendara tetap diputarbalikkan.


    Berdasarkan instruksi Gubernur Banten Wahidin Halim destinasi wisata Provinsi Banten ditutup sementara mulai tanggal 15 sampai 30 Mei 2021.



    Sumber : kompas TV

    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini