• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Siapa di Balik Preman yang Hadang Polisi Gerebek Tempat Judi di Medan

    20/03/21, 05:44 WIB Last Updated 2021-03-19T22:44:07Z
    Polisi 
    Ilustrasi polisi (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

    JAGUARNEWS77.com # Medan, Sumut - Video petugas kepolisian diduga dihadang sejumlah preman di Medan, Sumatera Utara (Sumut), banyak beredar di media sosial (medsos). Lokasi perjudian itu disebut-sebut bukan baru sekali digerebek.


    Pihak kecamatan mengaku sudah berkali-kali meminta aktivitas judi yang berada di Jalan Piano, Medan Baru, Medan. Camat mengaku sampai lelah menyampaikan hal tersebut.


    "Bolak-balik, sudah kebas kita sampaikan," kata Camat Medan Baru, Illyan Chandra, Jumat (19/3/2021).

    Dia mengatakan lokasi tersebut pernah digerebek pada 2019. Dia mengatakan pihaknya terus mengingatkan orang-orang di lokasi tersebut untuk tidak melakukan aktivitas judi lagi.


    "Tahun 2019, kalau nggak salah sudah pernah masuk (gerebek) itu oleh polisi. Kemarin setelah dari Polda itu sudah diingatkan," ujar Chandra.


    Dia mengatakan pihaknya tidak mempunyai kewenangan membubarkan aktivitas di lokasi tersebut. Namun pihak Kecamatan Medan baru akan lebih intens melapor ke polisi.


    "Ya intinya kita siap menyampaikan informasi apa pun. Kalau memang itu tupoksinya daripada penegak hukum, kita siap memberi informasi untuk kebaikan warga," sebut Chandra.


    Siapa Backing di Balik Lokasi Judi?


    Peristiwa polisi dihadang sejumlah preman saat hendak menggerebek lokasi judi tersebut viral di medsos. Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang berdiri di pinggir jalan sambil mencoba mengatur jalannya kendaraan.


    Peristiwa itu disebut terjadi saat Satreskrim Polrestabes Medan hendak gerebek judi di Padang Bulan. Peristiwa itu


    Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (15/3) sore. Martuasah menjelaskan, kejadian itu merupakan proses penangkapan kasus judi dadu koprok.


    Awalnya, pelapor yang merupakan anggota kepolisian, NA, bersama kawan-kawannya mendapat informasi bahwa di Jalan Piano ada beberapa orang diduga sebagai pemain judi.


    Kemudian, NA bersama kawannya langsung menuju ke lokasi dan menemukan beberapa orang yang tidak dikenal diduga sedang bermain judi dadu.


    Lalu, NA mengamankan dua orang yang sedang berjudi. Keduanya, kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan.


    "Keduanya yakni TT (29) dan FS (22). Barang bukti yang disita yakni 1 buah terpal nomor dadu, satu set mangkok dadu dan uang sebesar Rp 985 ribu," ujar Martuasah.


    Selain itu, Martuasah menuturkan, saat aksi penangkapan tersebut, pihaknya sempat dihadang oleh oknum diduga dari organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). Petugas pun sedang menyelidikinya.



    "Ada oknum OKP yang diduga melindungi, kami sedang cek," ujar Martuasah. 



    Sumber : detiknews.com

    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini