• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Waduh! Trump Mau Diusir dari Kediaman Mewahnya, Kok Bisa?

    01/02/21, 10:01 WIB Last Updated 2021-02-01T03:01:02Z
    President Donald Trump and first lady Melania Trump talk to reporters as they walk to board Marine One on the South Lawn of the White House, Wednesday, Jan. 20, 2021, in Washington. Trump is en route to his Mar-a-Lago Florida Resort. (AP Photo/Alex Brandon)
    Foto: Donald Trump dan Melania Trump tinggalkan Gedung Putih menjelang upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden, Rabu, 20 Januari 2021, di Washington. (AP Photo/Alex Brandon)


    JAGUARNEWS77.com # JakartaPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terancam terusir dari kediamannya di Palm Beach, Florida. Pasalnya penggunaan Mar-a-Lago, sebagai rumah permanen pendahulu Joe Biden itu dinilai melanggar perjanjian.


    Trump membeli bekas perkebunan di Marjorie Merriweather Post tahun 1985. Ini kemudian diubah menjadi tempat tinggalnya tahun 1993.

    Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pebisnis itu. Salah satunya fungsi Mar-a-Lago, sebagai 'social club".

    Ada tenggat maksimal tinggal yang harus ia setujui. Yakni maksimal tujuh hari berturut-turut atau 21 hari secara setahun.



    Pasca dirinya lengser, Trump sudah menempatinya lebih dari seminggu, sejak 20 Januari. Melansir CNN International, Dewan Kota akan melakukan pertemuan dan tinjauan hukum.


    "Masalah ini sedang ditinjau secara hukum oleh Pengacara Kota kami, John Randolph," kata Manajer Kota Palm Beach Krik Blouin mengatakan kepada CNN, dikutip Minggu (31/1/2021).


    "Tuan Randolph sedang meninjau Deklarasi Perjanjian Penggunaan dan Kode Tata Cara kami untuk menentukan jika mantan Presiden Trump dapat tinggal di Mar-a-Lago."


    Tidak jelas kapan peninjauan akan dilakukan. Tetapi Blouin mengatakan bahwa masalah tersebut mungkin menjadi item agenda untuk rapat dewan kota mendatang yang dijadwalkan pada 9 Februari.


    Sebelumnya, Organisasi Trump bersikeras dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada dokumen atau perjanjian yang melarang Trump menggunakan Mar-A-Lago sebagai kediamannya. Ini diutarakan Desember lalu.



    Sumber : CNBC Indonesia

    Oleh       : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini