• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Polisi Buru Pemotor Ditendang Paspampres di Ring 1 Istana

    27/02/21, 08:42 WIB Last Updated 2021-02-27T01:43:25Z
    Dirlantas Polda Metro Jaya mencari para pengendara moge yang menerobos area ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (21/2) pagi.
    Markas Polda Metro Jaya yang berada di area Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah mencari para pengendara motor gede (moge) yang menerobos area ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (21/2) pagi.


    "Iya, kita akan cari identitasnya. Selanjutnya kita akan klarifikasi terkait peristiwa tersebut," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (26/2).


    Peristiwa penerobosan itu diketahui terjadi pada Minggu (21/2) pagi lalu. Saat itu, pengendara diduga tengah melakukan kegiatan yang mereka sebut sunmori (sunday morning ride).


    Fahri menerangkan, pihaknya tak melarang kegiatan sunmori, dengan syarat tetap mematuhi aturan lalu lintas. Dia menuturkan ke depannya pihaknya bakal meningkatkan patroli di area ring 1 agar kejadian serupa tak kembali terulang.


    "Iya tindakan preemtif dan preventif akan kita tingkatkan," ucap Fahri.


    Sebelumnya, pengendara moge menerobos ring 1 di sekitar Istana. Akibat aksi itu, dalam rekaman video tubuh yang viral terlihat seorang anggota Paspampres sempat menendang pengendara untuk menghentikannya.


    Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf. Wisnu Herlambang mengatakan langkah itu dilakukan sebagai bentuk pengamanan instalasi VVIP. Selain itu, lanjutnya, tindakan itu sudah sesuai aturan. Sebab para pengendara moge itu menerobos area VVIP sekitar Istana Kepresidenan.


    "Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP di aturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam," kata Wahyu kepada wartawan, Jumat (26/2).


    Wahyu menyebut Paspampres sempat memberikan peringatan kepada pengendara. Namun, yang bersangkutan tetap menerobos masuk ke Ring 1.


    "Kita kan tidak tahu dia mau menerobos mau apa, mau sabotase, mau apa. Jadi kita bentuk kewaspadaan karena kita tidak bisa menduga orang menerobos Ring 1 itu mau ngapain. Jadi, kita harus lumpuhkan," tuturnya.


    VIDEO: Moge Pelanggar Ganjil Genap Dikenai Denda



    Sumber : cnnindonesia
    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini