• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Langkah Cepat OJK Selamatkan Bank Bukopin Diapresiasi

    02/07/20, 16:39 WIB Last Updated 2020-07-02T09:42:56Z


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mengapresiasi langkah cepat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menyelesaikan persoalan Bank Bukopin, sehingga dapat meredam kepanikan masyarakat, utamanya nasabah Bank Bukopin yang beberapa hari belakangan banyak yang menarik simpanannya di bank tersebut.


    "Langkah yang dilakukan OJK dalam menyelamatkan Bank Bukopin kemarin luar biasa dan sangat tepat. Kalau kita terlambat satu hari, dua hari, atau tiga hari, kita tidak bisa membayangkan akibatnya. Karena isunya sudah sedemikian liar, ditambah adanya hoax yang menimbulkan kepanikan dan kecemasan masyarakat yang punya tabungan di bank," ujar Fathan dalam webminar 'Kesehatan Bank dan Rumor Negatif di Tengah Pandemi', Kamis (02/7/2020).


    Fathan pun meminta OJK kedepannya harus dapat mengantisipasi agar apa yang dialami Bank Bukopin tidak terulang di bank-bank lain.


    "Meskipun saya dengar juga dibalik itu semua ada perdebatan-perdebatan antara menteri keuangan, Bank Indonesia, OJK dan LPS. Tapi sudah ada keputusan yang diambil. Yang penting adalah kesehatan bank nya dijaga dulu. Karena kalau masalah Bank Bukopin kemarin tidak teratasi, imbasnya akan luar biasa dan kita akan menyesal," tukas Fathan.


    Ia sepakat masalah nasionalisme dikesampingkan dahulu dalam upaya menyelamatkan Bank Bukopin. Meskipun akhirnya dengan aksi korporasi penawaran saham terbatas  yang disetujui OJK kemarin,  Bank Kookmin asal Korea yang menjadi pemegang saham kedua terbesar di Bank Bukopin akan menjadi pengendali kepemilikan saham di Bank tersebut.


    "Selanjutnya OJK harus terus memantau kesehatan bank-bank, karena harus diakui, di tengah pandemi ini, kinerja perbankan mengalami banyak tekanan," tegas Fathan.


    Sementara itu Kepala Departemen  Pengawasan Bank  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Defri Andri kembali menegaskan bahwa kondisi perbankan nasional sampai saat ini masih solid dan sehat, didukung dengan kebijakan OJK dalam mengantisipasi dampak Covid 19 pada sektor keuangan, utamanya perbankan.


    "Dari parameter yang ada, tingkat kesehatan bank saat ini masih dalam kondisi yang baik. Sehingga masyarakat tidak perlu resah,' tandas Defri.


    Terjaganya kondisi perbankan tercermin dari rasio keuangan hingga yang berada dalam batas aman (treshold). Menurut data OJK, hingga bulan April 2020 tingkat kecukupan permodalan bank (CAR) sebesar 22,13 persen, kredit bermasalah (NPL) gross 2,89 persen, dan NPL Net 1,09 persen.


    Kecukupan likuiditas juga terjaga, dimana rasio alat likuid/non-core deposit pada level 117,8 persen dan alat likuid/Dana Pihak Ketiga (DPK) di level  25,14 persen. Kedua rasio itu jauh di atas ambang batas masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.


    Sumber : rri.co id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini