JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA — Pertemuan sejumlah pengurus dan anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur berlangsung dalam suasana penuh keakraban setelah menghadiri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (7/9/2026).
Usai mengikuti agenda penghargaan bagi insan pers tersebut, sejumlah anggota Pokja PWI Jaktim memilih melanjutkan kebersamaan dengan berkumpul di Caffe Teras 7, Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur.
Pertemuan yang dikemas secara santai itu tidak sekadar menjadi agenda melepas lelah setelah mengikuti rangkaian kegiatan MHT. Di tengah suasana ngopi dan berbincang, para anggota Pokja memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar pandangan mengenai dinamika jurnalistik, aktivitas organisasi, hingga peluang usaha yang dapat dikembangkan di luar kegiatan pers.
Salah satu topik yang menarik perhatian dalam perbincangan tersebut adalah rintisan usaha yang tengah dikembangkan Rio Manik, anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berasal dari media interaksinews.com.
Rio diketahui tengah mencoba mengembangkan usaha media tanam. Usaha tersebut dirintis secara bertahap sebagai salah satu bentuk kegiatan produktif yang dapat berjalan beriringan dengan aktivitasnya sebagai insan pers.
Pembahasan mengenai usaha tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi ringan mengenai peluang, tantangan, serta pentingnya konsistensi dalam membangun sebuah usaha. Sejumlah rekan memberikan pandangan dan dukungan berdasarkan pengalaman masing-masing.
Tidak ada pembahasan yang berlangsung secara formal. Namun, justru dari percakapan sederhana tersebut muncul berbagai gagasan mengenai bagaimana sebuah usaha dapat dimulai dari skala kecil, dikelola secara serius, kemudian dikembangkan sesuai kemampuan dan peluang pasar.
Bagi para anggota Pokja, keberadaan ruang komunikasi semacam itu dinilai penting untuk menjaga hubungan antarrekan. Profesi jurnalistik yang memiliki tuntutan pekerjaan cukup dinamis membuat komunikasi informal menjadi salah satu cara untuk mempertahankan soliditas sekaligus membuka ruang kolaborasi.
Pertemuan selepas MHT ke-52 itu pun memperlihatkan sisi lain kehidupan para pekerja media. Di luar aktivitas peliputan, wawancara, penulisan berita, dan agenda organisasi, terdapat pula upaya sejumlah anggota untuk membangun kegiatan produktif lainnya.
Rintisan usaha media tanam yang dikembangkan Rio menjadi salah satu contoh bahwa profesi sebagai wartawan tidak menghalangi seseorang untuk mengeksplorasi peluang usaha selama tetap dikelola secara profesional dan tidak mengganggu tugas jurnalistik.
Diskusi juga menjadi ruang saling mengingatkan mengenai pentingnya menjaga profesionalitas. Aktivitas usaha dan kegiatan jurnalistik memiliki ruang masing-masing sehingga keduanya perlu dijalankan secara proporsional, transparan, serta tetap memperhatikan prinsip-prinsip etika pers.
Selain membicarakan jurnalistik dan usaha, suasana pertemuan semakin cair karena berlangsung di Caffe Teras 7. Tempat yang berada di kawasan Jalan Raya Penggilingan tersebut menjadi ruang berkumpul sekaligus lokasi bertukar cerita bagi para anggota Pokja.
Caffe milik Anjel itu menyediakan berbagai pilihan minuman, mulai dari kopi panas hingga kopi dingin, serta sejumlah menu makanan. Fasilitas Wi-Fi gratis, musik dan karaoke juga tersedia bagi pengunjung yang ingin bersantai.
Dengan fasilitas tersebut, Caffe Teras 7 tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati makanan dan minuman, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan informal, berbincang, maupun berdiskusi.
Salah satu karakteristik tempat tersebut adalah waktu operasionalnya yang melayani pengunjung hingga dini hari dan pagi. Kondisi itu membuat Caffe Teras 7 memiliki karakter berbeda dibandingkan tempat nongkrong pada umumnya.
Bagi anggota Pokja PWI Jaktim yang hadir, suasana sederhana tersebut justru memberikan ruang yang lebih leluasa untuk berkomunikasi. Tidak ada agenda resmi yang harus dikejar sehingga pembicaraan dapat berkembang secara natural, mulai dari pengalaman menjalankan tugas jurnalistik hingga rencana-rencana usaha ke depan.
Pertemuan tersebut pada akhirnya bukan sekadar agenda ngopi selepas menghadiri malam penghargaan jurnalistik. Di balik pertemuan sederhana itu terdapat upaya menjaga silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun budaya saling mendukung di antara sesama anggota.
Dari satu meja perbincangan, berbagai gagasan dapat muncul. Salah satunya adalah bagaimana rintisan usaha media tanam yang sedang dikembangkan Rio Manik dapat terus diperkuat melalui pengelolaan yang konsisten dan perencanaan yang matang.
Bagi komunitas Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, kebersamaan semacam ini menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarrekan. Solidaritas tidak selalu harus dibangun melalui forum resmi, tetapi juga dapat tumbuh dari komunikasi sederhana dalam suasana yang lebih cair.
Momentum selepas MHT ke-52 tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dunia jurnalistik tidak hanya berbicara mengenai pemberitaan dan penghargaan. Di dalamnya terdapat manusia dengan gagasan, kreativitas, serta berbagai ikhtiar untuk mengembangkan kehidupan dan masa depan.
Dari perbincangan tentang profesi hingga rintisan usaha media tanam, pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa kolaborasi, komunikasi, dan saling memberikan dukungan dapat menjadi modal penting untuk membuka peluang baru.
Dengan tetap menjaga batas profesionalitas dan etika jurnalistik, kebersamaan antarrekan diharapkan dapat terus menjadi energi positif bagi anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam menjalankan tugas sekaligus mengembangkan kreativitas di luar aktivitas pemberitaan.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin
› hingga Rintisan Usaha Media Tanam
› Pokja PWI Jaktim Bahas Jurnalistik
› Usai MHT ke-52
Usai MHT ke-52, Pokja PWI Jaktim Bahas Jurnalistik hingga Rintisan Usaha Media Tanam
Usai MHT ke-52, Pokja PWI Jaktim Bahas Jurnalistik hingga Rintisan Usaha Media Tanam
BERITA NUSANTARA and 4 more
08/09/26, 00:30 WIB
Last Updated
2026-09-07T17:30:59Z
Foto: Pertemuan sejumlah pengurus dan anggota Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur berlangsung dalam suasana penuh keakraban setelah menghadiri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 Tahun 2026 (Dok-Istimewa).
Komentar