• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Lima Jurnalis Belum Ditemukan, PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama

    11/09/26, 19:54 WIB Last Updated 2026-09-11T12:55:03Z

    Foto: Solidaritas insan pers di Kota Bogor menguat menyusul hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal yang tengah menjalankan tugas jurnalistik di sekitar Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, Banten (Dok-Istimewa).




    JAGUARNEWS77.COM // BOGOR — Solidaritas insan pers di Kota Bogor menguat menyusul hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal yang tengah menjalankan tugas jurnalistik di sekitar Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, Banten.

    ‎Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya menggelar doa bersama untuk keselamatan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

    ‎Doa bersama tersebut digelar di Masjid An Naba, lingkungan PWI Kota Bogor, Jumat (11/9/2026).

    Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus solidaritas antarorganisasi profesi jurnalis terhadap rekan-rekan mereka yang belum diketahui keberadaannya setelah dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

    ‎Ketua PFI Bogor, Andi M Ridwan, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga korban sekaligus doa agar proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan diberikan kemudahan.

    ‎“Kegiatan doa bersama ini terkait masih dalam pencarian lima orang jurnalis ditambah tiga orang kru yang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Hari ini sudah memasuki hari keempat,” ujar Andi.

    ‎Menurut dia, proses pencarian terhadap delapan orang tersebut bukan hanya menjadi perhatian keluarga dan rekan-rekan seprofesi, tetapi juga menjadi perhatian komunitas pers secara luas.

    ‎Andi berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan kesehatan, keselamatan, serta petunjuk dalam menentukan lokasi keberadaan para jurnalis dan kru kapal tersebut.

    ‎“Harapan kita dengan kegiatan doa ini Tuhan memberikan kemudahan, memberikan petunjuk bagi tim rescue yang mencari dan juga diberikan ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

    ‎Ia juga menyampaikan harapan agar pencarian membuahkan hasil secepatnya dan seluruh jurnalis serta kru kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

    ‎“Semoga saja harapan kita dengan dukungan dan dorongan doa ini, teman-teman yang dicari semoga ketemu hari ini dan dalam keadaan sehat,” ucapnya.

    ‎Solidaritas Tanpa Sekat Organisasi
    ‎Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, mengatakan doa bersama tersebut menjadi simbol kebersamaan tiga organisasi profesi jurnalis di Bogor dalam menghadapi musibah yang menimpa rekan seprofesi.

    ‎Menurut Herman, dalam situasi seperti ini tidak ada lagi sekat organisasi maupun tempat bekerja. Seluruh jurnalis memiliki risiko yang sama ketika menjalankan tugas peliputan di lapangan, terutama ketika harus bekerja di wilayah yang memiliki kondisi alam dan cuaca yang tidak mudah diprediksi.

    ‎“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan doa bersama tiga organisasi PWI, IJTI dan PFI, terkait dengan hilangnya lima anggota jurnalis yang tengah meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Mudah-mudahan di hari keempat pencarian semuanya dapat ditemukan,” ujarnya.

    ‎Ia mengatakan solidaritas tersebut juga merupakan bentuk pengingat bahwa tugas jurnalistik memiliki risiko yang tidak selalu terlihat ketika seorang wartawan berangkat menjalankan peliputan.

    ‎“Alhamdulillah ini sebagai wujud solidaritas kita, kebersamaan kita bahwa baju kita lepas, bahwa kita sama-sama jurnalis yang mempunyai risiko yang sama ketika sedang melaksanakan tugas,” kata Herman yang akrab disapa Aldho.

    ‎Selain mendoakan para jurnalis dan kru kapal yang masih dicari, Herman juga mengajak seluruh insan pers untuk senantiasa diberikan perlindungan selama menjalankan tugas di lapangan.

    ‎“Semoga kita yang hadir di sini juga bisa diberikan perlindungan, keselamatan dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

    ‎Doakan Kebakaran TPAS Galuga
    ‎Dalam kesempatan tersebut, doa bersama juga diperluas untuk musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Bogor.

    ‎Herman berharap kondisi tersebut segera tertangani dan masyarakat di sekitar lokasi diberikan keselamatan. Ia juga berharap hujan turun sehingga dapat membantu proses penanganan kebakaran.

    ‎“Kebetulan Bogor juga sedang terkena musibah terbakarnya TPAS Galuga. Mudah-mudahan di hari yang baik ini, Jumat, yang doanya bisa dijabah ini, insyaallah mudah-mudahan Tuhan turunkan hujan sehingga kebakaran di Galuga juga bisa terhenti dan kita semua diselamatkan dunia dan akhirat,” ucapnya.

    ‎Delapan Orang Hilang Kontak
    ‎Lima jurnalis yang dilaporkan hilang masing-masing Arie Basuki dari Merdeka, M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

    ‎Kelima jurnalis tersebut sebelumnya berangkat menggunakan sebuah speedboat bersama tiga orang kru kapal dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

    ‎Rombongan tersebut berjumlah delapan orang. Setelah berada di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, mereka kemudian dilaporkan hilang kontak.

    ‎Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB pada hari yang sama. Setelah kehilangan kontak, upaya pencarian dan pertolongan dilakukan oleh tim SAR gabungan.

    ‎Hingga Jumat (11/9/2026), atau memasuki hari keempat pencarian, keberadaan kelima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut belum diketahui.

    ‎Kondisi itu memicu keprihatinan luas di kalangan insan pers. Doa bersama yang digelar di Bogor menjadi salah satu bentuk dukungan moral agar operasi pencarian dapat berjalan maksimal dan seluruh korban segera ditemukan.

    ‎Di sisi lain, solidaritas yang ditunjukkan organisasi-organisasi jurnalis juga menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan aspek penting dalam setiap pelaksanaan tugas jurnalistik, terutama ketika wartawan harus berada di wilayah rawan bencana atau menghadapi kondisi alam yang berisiko.

    ‎Para jurnalis di Bogor berharap operasi SAR terus dilakukan secara optimal hingga seluruh anggota rombongan berhasil ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian mengenai keberadaan orang-orang yang mereka nantikan.




    ‎Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Peristiwa

    +