JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA — Upaya mencegah aksi tawuran dan kejahatan jalanan kembali dilakukan aparat kepolisian di wilayah Jakarta Timur.
Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dalam penindakan tersebut, polisi turut menemukan dan mengamankan tiga senjata tajam. Barang bukti tersebut ditemukan petugas setelah melakukan pemeriksaan dan penyisiran terhadap kelompok remaja yang sebelumnya berusaha melarikan diri ketika hendak dihentikan.
Kelima remaja bersama tiga senjata tajam yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing remaja, termasuk dugaan adanya rencana tawuran serta asal-usul senjata tajam tersebut.
Berawal dari Pemuda Berboncengan Tiga
Penindakan bermula sekitar pukul 03.28 WIB. Saat itu, tim patroli gabungan yang tengah melakukan pemantauan di wilayah Jakarta Timur mendapati sejumlah pemuda berboncengan tiga melintas di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Gerak-gerik kelompok tersebut kemudian menarik perhatian petugas. Ketika hendak dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan, mereka justru berusaha melarikan diri.
Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan lima remaja.
Setelah kelompok tersebut diamankan, personel melakukan pemeriksaan sekaligus penyisiran di sekitar lokasi.
Dari kegiatan tersebut ditemukan tiga senjata tajam yang diduga berkaitan dengan kelompok remaja tersebut.
Temuan senjata tajam menjadi perhatian serius aparat lantaran keberadaan senjata jenis tersebut kerap dikaitkan dengan aksi tawuran dan kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok remaja.
Namun demikian, polisi belum menyimpulkan secara final bahwa kelima remaja tersebut pasti akan melakukan tawuran.
Pemeriksaan masih dilakukan untuk memastikan hubungan para remaja dengan barang bukti yang ditemukan serta mengetahui tujuan mereka berada di lokasi pada dini hari.
Patroli Digelar di Sejumlah Titik Rawan
Sebelum melakukan penindakan di kawasan Ujung Menteng, tim gabungan telah melaksanakan patroli rayonisasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di sejumlah wilayah Jakarta Timur.
Patroli antara lain menyasar kawasan Jalan Jenderal Basuki Rachmat dan Jalan Jenderal R.S. Soekanto. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi tawuran, kejahatan jalanan, balap liar, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli pada waktu dini hari menjadi penting mengingat sejumlah aksi tawuran yang melibatkan kelompok remaja kerap terjadi pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Brimob: Langkah Preventif Akan Diperkuat
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, kegiatan patroli akan terus dilakukan secara intensif, terutama pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan terhadap gangguan kamtibmas.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi aksi yang lebih besar.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Setiap temuan yang berpotensi membahayakan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Henik.
Ia menegaskan bahwa setiap temuan di lapangan akan ditangani berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Sementara itu, Dir Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan bahwa patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara konsisten, khususnya di lokasi dan jam yang memiliki potensi kerawanan tinggi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengambil bagian dalam mencegah aksi tawuran. Pengawasan keluarga, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Patroli akan terus kami lakukan secara konsisten, khususnya pada jam dan lokasi yang rawan. Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun membawa senjata tajam,” ujarnya.
Imbauan tersebut menjadi penting mengingat keterlibatan remaja dalam tawuran tidak hanya berpotensi menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia, tetapi juga dapat menyeret pelaku ke proses hukum apabila ditemukan unsur pidana.
Pemeriksaan Masih Berjalan
Polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap kelima remaja yang diamankan.
Penyidik akan mendalami dugaan rencana tawuran, motif keberadaan mereka di kawasan tersebut, serta kepemilikan dan asal-usul tiga senjata tajam yang ditemukan.
Status hukum masing-masing remaja juga akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.
Dengan demikian, pengamanan lima remaja tersebut belum serta-merta membuktikan bahwa mereka telah melakukan tindak pidana tawuran.
Polisi masih harus memastikan fakta-fakta di lapangan melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, serta keterangan para remaja yang diamankan.
Patroli gabungan di wilayah Jakarta Timur pun dipastikan tetap berlanjut sebagai bagian dari strategi kepolisian menjaga situasi kamtibmas, sekaligus mencegah aksi tawuran dan kejahatan jalanan yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Reporter: Wahyu Permana
Editor: Alvin
› Diduga Hendak Tawuran
› Lima Remaja Diamankan Polisi
› Tiga Sajam Disita
› Ujung Menteng
Diduga Hendak Tawuran di Ujung Menteng, Lima Remaja Diamankan Polisi, Tiga Sajam Disita
Diduga Hendak Tawuran di Ujung Menteng, Lima Remaja Diamankan Polisi, Tiga Sajam Disita
BERITA NUSANTARA and 4 more
06/09/26, 19:50 WIB
Last Updated
2026-09-06T12:50:31Z
Foto: Upaya mencegah aksi tawuran dan kejahatan jalanan kembali dilakukan aparat kepolisian di wilayah Jakarta Timur (Dok-Istimewa).
Komentar