• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Wakapolri Tinjau Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis‎

    14/06/26, 18:28 WIB Last Updated 2026-06-14T11:28:34Z
    Foto: Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).(Dok-Istimewa)




    JAGUARNEWS77.COM // BOGOR – Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan yang menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang sejak pagi memadati lokasi pemeriksaan.

    Kehadiran Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si. menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Selain meninjau langsung jalannya pelayanan kesehatan, Wakapolri menyempatkan diri menyapa masyarakat yang sedang mengantre pemeriksaan, berdialog mengenai kondisi kesehatan mereka, serta memberikan motivasi agar senantiasa menjaga kesehatan.

    Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat Wakapolri berinteraksi dengan warga, khususnya para lansia, ibu rumah tangga, dan pekerja harian yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

    “Sehat-sehat terus ya Ibu dan Bapak,” ujar Wakapolri saat menyapa warga yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.
    ‎Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kesehatan merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama.

    Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

    Ia berharap masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga langkah pencegahan maupun pengobatan dapat dilakukan secara tepat dan cepat.

    Selain itu, Wakapolri menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan yang menemukan adanya gangguan kesehatan tertentu.

    Ia meminta agar jajaran Polres Bogor berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor guna memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan lanjutan yang memadai.

    “Kami berharap hasil pemeriksaan kesehatan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan masyarakat secara lebih optimal.

    Jika ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus, harus ada tindak lanjut agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkesinambungan,” katanya.

    Tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa 500 paket sembako kepada masyarakat. Perhatian khusus juga diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Pada sektor kesehatan, warga memperoleh berbagai layanan mulai dari pemeriksaan tanda vital, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca gratis, hingga pemberian 100 paket imunitas.

    Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah, Sp.OG., Subsp.Onk., mengatakan pihaknya telah menyiapkan seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan secara maksimal.

    Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk melayani sekitar 500 warga dengan dukungan tenaga medis profesional, sarana kesehatan lengkap, obat-obatan, ambulans, serta peralatan pemeriksaan yang memadai.

    “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan maksimal selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
    ‎Untuk mendukung pelayanan tersebut, Pusdokkes Polri menerjunkan 40 personel medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 204 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Dari jumlah tersebut, hipertensi menjadi keluhan terbanyak dengan 45 kasus. Selanjutnya, ditemukan 32 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), 25 kasus gastritis atau dispepsia, 18 kasus diabetes melitus, 15 kasus dermatitis, 12 kasus nyeri otot dan sendi, 10 kasus asam urat, delapan kasus dislipidemia, tujuh kasus gangguan mata, lima kasus anemia, serta 27 kasus keluhan lainnya.

    Data tersebut menunjukkan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes masih menjadi tantangan kesehatan yang memerlukan perhatian serius melalui pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, serta pengobatan berkelanjutan.

    Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Susanti, warga Desa Sukakarya, yang mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.

    “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami jadi mengetahui kondisi kesehatan kami. Pelayanannya baik dan ramah. Kami juga senang karena Bapak Wakapolri datang langsung menyapa warga,” ujarnya.

    Melalui kolaborasi Polri, Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, dan masyarakat, kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.




    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini