• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Wakapolda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Perkuat Ketahanan Pangan‎

    18/04/26, 22:51 WIB Last Updated 2026-04-18T15:51:48Z

    Foto: Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di kawasan tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026) (Dok-Istimewa)




    ‎JAGUARNEWS77.com // Bekasi — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di kawasan tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan serta mendukung rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, di antaranya Kapolres Metro Bekasi, Direktur Polairud, serta Irwasda.

    Turut hadir pula mitra kerja dari unsur masyarakat, H. Zaini Sidi, selaku pemilik lahan yang terlibat dalam program kolaboratif tersebut.

    Pada tahap kedua ini, dilakukan penebaran benih ikan dalam jumlah besar, meliputi 21.000 ekor ikan nila dan mujair, serta 16.000 ekor ikan bandeng.

    Sebelumnya, pada tahap pertama, hasil panen telah dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku SPPG.

    “Penebaran tahap kedua ini menjadi langkah lanjutan setelah panen tahap pertama yang hasilnya sudah dimanfaatkan untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” ujar Brigjen Dekananto.

    Program ini tidak hanya berfokus pada sektor perikanan, tetapi juga merambah bidang pertanian dan peternakan sebagai upaya diversifikasi sumber pangan.

    Tercatat, sebanyak 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga telah ditanam. Selain itu, produksi peternakan juga mulai berjalan dengan panen 1.000 butir telur ayam yang kemudian didistribusikan untuk kebutuhan SPPG dan masyarakat sekitar.

    Sebelumnya, Wakapolda juga meninjau fasilitas greenhouse di kawasan SPPG Palmerah yang mengembangkan sistem bioflok untuk budidaya ikan serta pertanian sayuran.

    Dari lokasi tersebut, telah dihasilkan berbagai komoditas, antara lain pakcoy sebanyak 180 kilogram, sawi 120 kilogram, dan selada 120 kilogram, serta budidaya ikan nila, lele, dan patin.

    “Seluruh hasil produksi ini akan kami distribusikan tidak hanya untuk mendukung operasional SPPG, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar,” jelasnya.

    Sementara itu, H. Zaini Sidi menilai kerja sama antara kepolisian dan masyarakat ini memberikan dampak nyata, khususnya dalam peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan lokal.

    Ia menyebut tahap awal program telah membuahkan hasil panen, dan kini dilanjutkan dengan penebaran benih tahap kedua.

    “Untuk semangka, insya Allah dalam 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

    Ke depan, kerja sama tersebut direncanakan akan diperluas dengan pengembangan komoditas pertanian di lahan yang lebih luas.

    Di antaranya penanaman semangka dan timun di lahan seluas 4 hektare, serta jagung hingga 50 hektare di wilayah lain.

    Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini