• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Dekananto Eko Purwono Tekankan Pengamanan Humanis di Pasar Murah Monas, Antisipasi Lonjakan 100 Ribu Warga

    28/03/26, 18:14 WIB Last Updated 2026-03-28T11:14:39Z

    Foto: Wakapolda Metro Jaya, Dekananto Eko Purwono, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pengamanan kegiatan pasar murah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat (Dok-Istimewa)

    Jakarta – Wakapolda Metro Jaya, Dekananto Eko Purwono, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pengamanan kegiatan pasar murah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. Ia meminta seluruh personel tetap tegas namun tidak arogan saat menjalankan tugas di lapangan.


    Arahan tersebut disampaikan saat memimpin apel kesiapan pengamanan di Lapangan Ikada Monas, Sabtu (28/3/2026).


    Kegiatan pasar murah ini direncanakan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan diperkirakan menarik kehadiran masyarakat dalam jumlah besar.

    ‎Dekananto menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari pengecekan akhir kesiapan personel, termasuk kekuatan serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan.

    ‎Ia mengingatkan seluruh penanggung jawab sektor dan perwira pengendali untuk memahami secara menyeluruh ploting, pola bertindak, dan tanggung jawab masing-masing.


    “Pengamanan ini harus dijalankan dengan serius sesuai rencana yang sudah disusun. Pahami titik ploting, cara bertindak, dan tanggung jawab masing-masing.


    Layani masyarakat dengan baik, tegas tapi tetap humanis, dan jangan sampai menimbulkan kesan arogan,” ujarnya.


    Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah kupon yang disebarkan kepada penerima manfaat mencapai 100 ribu.

    Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan warga yang datang ke kawasan Monas, termasuk mereka yang tidak memiliki kupon maupun gelang akses masuk.


    Untuk itu, personel yang bertugas di pintu masuk diminta melakukan pemeriksaan secara selektif.


    Hanya masyarakat yang memiliki tiket dan gelang yang diperbolehkan memasuki area kegiatan, kecuali pihak panitia.


    Selain pengaturan akses, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) turut menjadi perhatian.


    Dekananto mengingatkan adanya risiko tindak kriminal seperti pencopetan, penjambretan, hingga pencurian kendaraan bermotor.


    Ia meminta Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) dari unsur reserse kriminal bekerja maksimal guna mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan selama kegiatan berlangsung.


    “Pastikan tidak ada penerima manfaat yang justru menjadi korban kejahatan saat kegiatan berlangsung. Kehadiran kita harus benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.


    Diperkirakan masyarakat mulai berdatangan ke kawasan Monumen Nasional sejak pukul 15.00 WIB.


    Seluruh personel diminta segera menempati titik pengamanan masing-masing usai apel, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini