JAGUARNEWS77.com // Jakarta Utara — Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Jakarta Utara, mendorong jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal, Minggu (18/1/2026).
Foto: Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, didampingi Kapolres Metro Jakarta Utara, Dandim 0502/Jakarta Utara, serta Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. (Dok-Istimewa /Sekitaran Jakut)
Peninjauan dipimpin Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, didampingi Kapolres Metro Jakarta Utara, Dandim 0502/Jakarta Utara, serta Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.
Kehadiran unsur pimpinan lintas sektor ini menjadi bentuk pengawasan langsung pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap penanganan banjir yang kembali berulang.
Dalam peninjauan tersebut, Forkopimko bersama Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara, Cheriasuwandi, mengecek sejumlah titik genangan dan rumah pompa di kawasan rawan banjir.
Pemeriksaan difokuskan pada kinerja pompa air, kondisi saluran drainase, serta kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
Banjir kali ini dipicu kombinasi curah hujan tinggi dan pasang air laut (rob). Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit air secara signifikan sekaligus menghambat proses pembuangan ke laut, terutama di wilayah dataran rendah Jakarta Utara yang sangat bergantung pada sistem pompa.
Meski pompa dilaporkan beroperasi, derasnya aliran air yang masuk serta sumbatan sampah di sejumlah saluran drainase membuat genangan tak terhindarkan.
Forkopimko menegaskan tidak boleh ada pembiaran dalam penanganan banjir dan meminta jajaran teknis bergerak cepat melakukan penyedotan serta normalisasi saluran air.
Pemerintah Kota Jakarta Utara memastikan penanganan banjir dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan rumah pompa selama 24 jam. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, khususnya jika hujan deras kembali turun bersamaan dengan pasang air laut.
Reporter: Wahyu Permana
Editor: Muhamad Alviyan