• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Proyek Pemagaran GOR Cakbar Makan Anggaran Rp 1.9M Diduga Gunakan Tanah Boncos

    Bardha Khaswandha
    29/11/25, 22:05 WIB Last Updated 2025-11-29T15:10:48Z

    Proyek Pemagaran GOR Cakbar Makan Anggaran  Rp 1.9M Diduga GunakanTanah Boncos



    JN77.com -  JAKARTA // Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta telah memprogramkan Pemagaran GOR Cakung Barat Tahun Anggaran 2025 agar terlihat tertata rapih.


    Namun sangat disayangkan, Proyek Pemagaran Lahan GOR Cakung Barat (Pelaksanaan Kontruksi) menjadi ajang memperkaya diri.


    Perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut: 

    PT. SUBANA KREASIMEGAH 

    No SPK: 1382/SARPRAS/X/2025

    Nilai Kontrak: Rp 1.923.283.607 Tanggal 31 Oktober 2025.


    Hasil pantauan kami dilapangan, kuat dugaan bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai Spek/Bill Quantity (BQ) yang sudah ditentukan oleh perencana sebelum dilakukan kegiatan pemagaran.


    Diduga lantai pondasi dasar, dan ketinggian pondasi maupun halaman GOR tidak sesuai Spek. 


    Tampak terlihat seperti gambar diatas, bahwa halaman GOR dipenuhi dengan tanah boncos, bekas galian parit dalam karung, batu-batuan krikil numpuk. 


    Menurut analisa kami, seyogianya harus memakai tanah merah, pasir uruk, makadam dengan memakai alat berat Single Drum Roller untuk pengerasan/pemadatan tanah. 


    Namun sangat disayangkan, disaat kami berada dilokasi pekerjaan. Pelaksana dan Pengawas Konsultan tidak berada dilapangan, sehingga kontraktor yang mengerjakan bebas melakukan aktivitasnya sesuai keinginan pelaksana.


    Saat dihubungi Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Fikri Hidayat, mengatakan bahwa saya tidak lagi berperan untuk masuk dalam proyek tersebut, katanya.


    "Posisi sy tidak menjabat lagi di Bidang Sarpras, coba dihubungin pengganti saya. Agar beliau yang menjelaskan," tandasnya.


    Diminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta agar perusahaan tersebut di bleclis dan jangan dibayar untuk penagihan 100%.


    Menurut hemat kami, bahwa PT... dinilai tidak profesional dan kemungkinan besar sudah sering melakukan hal yang sama dipekerjaan lainnya

    Muhammad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini