• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Selain Jabodetabek, IKN Nusantara Potensial buat Investasi Properti

    26/05/22, 08:13 WIB Last Updated 2022-05-26T01:15:27Z


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Selain JabodetabekPenajam Paser Utara (PPU) sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dianggap menjadi kota potensial untuk investasi properti.


    Dalam survei yang dilakukan Knight Frank Indonesia bertajuk Indonesia Property Survey, 16 persen responden memilih PPU.


    Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip mengatakan, potensi PPU akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.


    “Rencana pemerintah memindahkan IKN dari Jakarta ke PPU menjadikan kota tersebut dinilai cukup prospektif untuk investasi properti beberapa tahun ke depan selain Jakarta dan Bodetabek," jelasnya dalam siaran pers, Rabu (15/5/2022).


    Perspektif baru juga terbentuk di mana potensi investasi properti melebar dari kawasan bisnis strategis konvensional ke wilayah pergerakan ekonomi yang berpusat pada pariwisata seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.


    Bali mendapatkan 24 persen responden. Sedangkan Lombok dan Labuan Bajo masing-masing sebesar 11 persen.


    Adapun survei ini merangkum pandangan terkini mengenai pasar properti di Indonesia, khususnya awal tahun 2022.


    Dalam hasil survei tersebut, 66 persen responden mengungkapkan naiknya gelombang inflasi di ranah global dan nasional akan sangat berdampak pada pemulihan sektor properti.


    Kemudian, didapatkan hasil 61 persen responden berpendapat, pemberlakuan kenaikan angka Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga berdampak negatif terhadap pemulihan sektor properti secara umum.


    Sementara hasil terbuncit atau 59 persen responden berpendapat, krisis global akibat perang Ukraina-Rusia juga merupakan salah satu faktor yang dapat memicu hal itu.


    Tetapi, optimisme tetap tergambar ditambah dengan masih adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang bisa membantu menggenjot performa subsektor residensial.


    Secara keseluruhan, 90 persen responden menggambarkan optimisme terhadap akan pulihnya sektor properti pada tahun ini.


    Hal ini diikuti dengan 57 peren responden yang mengindikasikan bahwa sektor properti akan sepenuhnya bangkit pada Kuartal-IV tahun 2022.


    Artikel ini telah tayang di kompas.com (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini