• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Penjelasan Pangdam Pattimura soal Nasib Anggotanya yang Terlibat Baku Hantam TNI vs Polri

    27/11/21, 12:16 WIB Last Updated 2021-11-27T05:16:06Z
    penjelasan-pangdam-pattimura-soal-nasib-anggotanya-yang-terlibat-baku-hantam-tni-vs-polri
    Sosok Bripka Novie Sarioa, Bripka Zulkarnain Lou, dan Prajurit Satu (Pratu) BIlly Kakisina pelaku baku hantam TNI vs Polri di Kota Ambon saat menjalani mediasi di Markas Pomdam Pattimura. (Sumber: Tribun Ambon/Alfino)



    JAGUARNEWS77.com # Ambon - Baku hantam anggota TNI vs Polri di Kota Ambon, Maluku telah berakhir dengan damai.


    Namun, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan berjanji akan melakukan proses pendisiplinan pada anggotanya yang terlibat perkelahian itu.


    Mayjen Bambang mengatakan, anggota TNI berinisial Pratu BK itu akan menjalani pemeriksaan di tangan polisi militer (POM).


    “Masalah ini sudah diselesaikan  Rabu malam di Pomdam XVI Pattimura, dan ketiga anggota ini sudah saling bermaafkan dan berdamai,” ujar Bambang pada Kamis (25/11/2021), dikutip dari Tribun Ambon.


    “Iya hari ini, Pratu B.K  sedang menjalani pemeriksaan intensif di POMDAM XVI Pattimura dan nanti prosesnya di Polisi Militer,” imbuhnya.


    Tak jauh beda dilakukan Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri menyampaikan pernyataan serupa dengan berjanji akan mendisiplinkan anggotanya.


    "Saya dengan Pangdam Pattimura sudah bertekad akan meningkatkan kedisiplinan anggota masing-masing, agar ke depannya hal seperti begini tidak terjadi lagi,” sambung Kapolda.


    Ia pun memuji langkah cepat pejabat TNI  yang bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan tersebut agat tidak menjalar menjadi konflik antar instansi.


    “Saya sangat berterima kasih pada pejabat tinggi TNI/Polri dalam mengambil langkah perdamaian dengan segera mungkin. Karena kalau tidak cepat, dapat membuat kita terpecah belah di sini,” ucap Refdi. 


    Seperti diberitakan KOMPAS.TV sebelumnya, duel anggota TNI vs anggota Polri di kawasan Batu Merah Kota Ambon itu terjadi pada Rabu, 24 November 2021 sekitar pukul 18.30 WIT.


    Baku hantam itu berawal ketika dua petugas Polresta Ambon berinisial NS dan ZL menilang seorang pengendara motor jenis KLX tanpa pelat nomor, Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).


    Pengendara motor yang tidak diketahui identitasnya itu lalu menelepon anggota TNI di Provos Kodam XVI Pattimura berinisial BK.  


    Saat tiba, BK langsung mendorong dan memukul NS hingga terjadi baku hantam. Sejumlah warga sipil mencoba melerai para aparat negara yang berkelahi itu, sedangkan warga lain merekam kejadian itu.


    Saat rekaman video itu viral, ketiganya sudah menjalani mediasi di Markas Pomdam XVI Pattimura, Rabu (24/11/2021) malam


    Artikel ini telah tayang di kompas TV (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini