• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel



    Kronologi Penusukan Pedagang Pasar Malabar Tangerang

    02/11/21, 17:35 WIB Last Updated 2021-11-02T10:35:35Z
    Kepala Pengelola Pasar Malabar, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang Hasbullah menduga, insiden tertusuknya dua pedagang karena dendam.
    Lokasi penusukan pedagang pasar Malabar, Cibodas, Kota Tangerang. (Foto: Eko Setiawan/TangerangDaily)

    JAGUARNEWS77.com # Tangerang, Banten — Kepala Pengelola Pasar Malabar, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Hasbullah menduga, insiden tertusuknya dua pedagang pasar tersebut karena dendam.


    Hasbullah merunut kronologi peristiwa yang terjadi pada Selasa pagi, 2 November 2021. “Awalnya terjadi cekcok mulut,” katanya.


    Cekcok mulut tersebut antara AS (43) dengan R (51). Diduga lokasi cekcok tersebut di toilet, belakang Pasar Malabar.


    AS setelah cekcok, lari ke arah tokonya di lantai dasar. Kemudian terjatuh. R yang mengejar, lalu menikamkan pisau ke tubuh AS.


    Saat itu, pedagang tempe berinsial P berusaha melerai R, tetapi ia juga terkena sabetan pisau oleh R.


    “Ketika pelaku menusukan senjata tajam ke korban, pedagang tempe di samping berusaha untuk melerai. Namun rupanya kena sasaran pelaku,” katanya.


    Pedagang tempe tersebut terkena sabetan senjata tajam di bagian perut atas. sementara AS tertusuk di bagian paha serta perut.


    Kemudian, R melemparkan pisau itu ke lantai. Lalu lari menuju tokonya. Ia kemudian kabur dengan sepeda motornya meninggalkan area pasar.


    Pedagang pasar lainnya kemudian membawa AS dan P untuk mendapatkan tindakan medis. AS dilarikan ke RSUD Kota Tangerang karena kondisinya parah, sementara P ke Puskesmas Cibodas.


    “Titik permasalahan saya temukan berdasarkan cerita sebelumnya mereka ada cles, sudah pernah ada ribut,” kata Hasbullah.


    Hasbullah mengaku tidak mengetahui secara persis masalah yang terjadi antara AS dengan R.


    “Kalau di pasar ini memang keduanya pedagang kami, pedagang sembako. Jaraknya pun berdekatan selisih 5 kios,” jelasnya.


    Hasbullah juga mengatakan telah mengantisipasi agar tidak kembali terjadi peristiwa serupa. Ia telah berkoordinasi dengan paguyuban Pasar Malabar.


    “Kita harus saling asah, asuh sesama pedagang. Jangan sampai terkecoh oleh hal-hal kecil sehingga fatal,” katanya. 


    Artikel ini telah tayang di Tangerang Daily dengan judul : Kronologi Penusukan Pedagang Pasar Malabar Tangerang (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini