• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    Dengan Uang Ratusan Juta Pelaku Penipuan Di Pandeglang Hengkang Ke Jambi

    02/09/21, 09:13 WIB Last Updated 2021-09-02T02:13:48Z
    JAGUARNEWS77.com # Pandeglang, Banten - Belasan warga kampung Gunung Batu dan Cibeureum Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang  menjadi korban penipuan tetangganya sendiri lantas di tinggal kabur ke Jambi,


    Haemunah warga kampung Gunung Batu Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik, kab Pandeglang pelaku membawa kabur uang hingga ratusan juta rupiah hasil pinjaman dari PNM Mekar Dan BTPN Syariah menggunakan  nama orang lain.


    Saliah salah seorang warga Cibeureum yang menjadi korban penipuan menjelaskan pada awak media, awalnya pelaku meminta tolong supaya korban meminjam sejumlah uang ke beberapa bank atas nama korban, namun setelah cair pelaku yang akan menggunakannya dan membayar cicilannya, 


    "Awalnya kan saya juga nasabah PNM Mekar dan bank BTPN Syariah namun setelah lunas sya memutuskan untuk tidak pinjam lagi, namun pelaku menyuruh saya meminjam lagi dan uangnya akan dipake dia, dan dia yang akan membayar cicilannya" ujarnya


    "Sekarang kami bingung harus nyetorin tiap minggu, uang dari mana modal warung saya juga udah habis, sementara orang bank tidak mau tau, seolah-olah tidak ada solusi," tambahnya


    Awalnya memang betul pelaku membayar setorannya di setiap  minggunya namun belum sempat lunas cicilannya pelaku kabur entah kemana, alhasil para korban lah yang membayar cicilannya.


    "Setelah saya selidiki ternyata bukan hanya saya saja yang menjadi korban banyak tetangga yang lain juga jadi korbannya bahkan ada korban orang Desa Karangpamidangan, kecamatan Wanasalam, Kab Lebak. Yang dalihnya sama suruh meminjam uang ke bank dan dia yang akan membayar cicilannya, uang yang harus saya setorin itu mencapai tujuh juta rupih" tambahnya lagi


    Irhad suami korban atas nama Sartunah juga menjelaskan bahwa pelaku meminjam KK dan KTP mereka untuk meminjam uang ke PNM Mekar, bank BTPN Syariah dan  bank keliling, 


    "Setiap hari istri saya harus setor liburnya cuman hari Sabtu doang, itu juga hasil kerja di ladang orang uangya buat pake nyetorin utang orang lain" kata Irhad.


    Pelaku kabur dari rumahnya hari Sabtu 24 Juli 2021 bersama suami anak dan juga menantunya. 


    Daftar korbannya terdiri dari ibu
    Saliah, Een, Masni, Duriah, Rasinah, Engkus, Herti, Saniah, Rohayati, Asih, Umyanah, Kamilah, Sartunah, Uminah, Kamilah, Kasi'ah, Apiah, Yati dan kemungkinan ada korban lain dengan jumlah uang berpariatip mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,  dengan total Hinga Rp 160 juta.


    Teti Sumiyati kepala desa Cikadongdong saat di hubungi wartawan Rabu (01/09/2021) membenarkan adanya kejadian penipuan tersebut, namun beliau belum menerima laporan langsung dari warganya itu terkait adanya penipuan yang dilakukan saudari Haemunah,


    "Saya pernah mendengar informasi soal kasus ini cuman saya tidak menerima laporan langsung dari para korban tersebut, kalaupun para korban mau ngambil langkah hukum di persilahkan dan pihak desa pun insyaallah bantu" ujarnya.
    (BK-Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini