• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Polisi Minta Batu Meteorit yang Jatuh di Rumah Munjilah Disimpan dan Ditutup, Ini Penyebabnya

    01/02/21, 09:52 WIB Last Updated 2021-02-01T02:52:30Z

    JAGUARNEWS77.com # Lampung - Sekitar tiga hari lalu, sebuah batu meteorit jatuh menimpa rumah warga di Dusun Astomulyo, Desa Mulyodadi, Punggur, LampungTengah.


    Namun, kini polisi secara tegas meminta batu tersebut disimpan dan ditutup.


    Sebab, batu yang ditemukan oleh sang pemilik rumah yang bernama Munjilah itu telah menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

    Polisi minta batu disimpan dan ditutup

    Kepala Dusun 5 Edi Kurniawan mengemukakan, petugas Polsek setempat mendatangi rumah Munjilah pasca-temuan batu meteorit.


    Sebab, batu itu menarik perhatian warga hingga menimbulkan kerumunan.


    "Polisi bilang supaya tidak ada keramaian, karena masih Covid-19 supaya (batu) ditutup," ujar dia.


    Ternyata, ada penyebab yang membuat warga berbondong-bondong ke rumah Munjilah.


    Mereka menganggap, batu meteorit itu memiliki tuah.

    Air rendaman diminum hingga dibalurkan


    Edi mengemukakan, ada sejumlah warga yang sengaja datang untuk mengambil air rendaman batu meteorit.


    "Ada warga yang bilang, batu itu direndam di akuarium, lalu air rendaman batu itu diambil, katanya berkhasiat obat," kata dia.


    Dari keterangan warga, tak hanya meminum, masyarakat juga membalurkan air rendaman batu itu ke tubuh mereka.


    Potensi membahayakan kesehatan

    Kejadian tersebut sangat disayangkan oleh peneliti Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Robiatul Muztaba.


    Menurut Robiatul, meminum air rendaman batu bisa berpotensi membahayakan kesehatan.

    Sebab, batu tersebut telah diteliti dan mengandung unsur logam, namun belum diketahui apakah batu mengandung radioaktif.


    "Jika mengandung radioaktif, bisa menyebabkan kanker," ujar dia.


    Ahli meminta, warga menghentikan pemahaman dan aktivitas tersebut.


    "Warga percaya ada khasiat, padahal enggak ada. Kami mengedukasi agar warga tidak mengonsumsi air itu," ungkapnya.

    Dipastikan meteorit


    Robiatul memastikan batu yang jatuh di rumah Munjilah pada Kamis (28/1/2021) itu adalah meteorit.


    "Benar, itu adalah batu sisa meteorit yang masuk ke bumi. Ada sejumlah ciri yang sesuai dengan benda antariksa," kata dia, Jumat (29/1/2021) malam.


    Beberapa ciri yang mendukung jika batu itu adalah meteorit yakni memiliki kandungan logam yang dikenal dengan nama stony iron.


    Kemudian, ada sisi hitam di bagian batu akibat gesekan dengan atmosfer.


    "Sudah kami uji dengan magnet, dan ketika ditemukan pemilik rumah, batu tersebut dalam kondisi hangat, itu merupakan dampak bebatuan yang bergesekan dengan atmosfer, ada proses pembakaran di sana,” kata Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera Lampung tersebut.


    Selain itu, batuan tersebut juga mengandung unsur hidrat yang memicu oksidasi dengan ditunjukkan adanya bagian batu yang berwarna kekuningan.


    Batu tersebut menunjukan memiliki kandungan air, tapi bukan air dari bumi. Sehingga sangat tampak batu tersebut berkarat meski dalam waktu yang singkat.



    Sumber : kompas.com

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini