• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Polisi Amankan 2 Penyelundup Benur Ilegal Senilai Rp 6 M di Lebak Banten

    21/01/21, 19:42 WIB Last Updated 2021-01-21T12:42:37Z
    Polisi tangkap pengedar benur ilegal di Lebak, Banten
    Polisi menangkap pengedar benur ilegal di Lebak, Banten. (M Iqbal/detikcom)
    JAGUARNEWS77.com #Lebak, Banten - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten mengamankan dua penjual bayi lobster (benur) tanpa izin di Muara Binuangeun, Lebak, Banten. Sebanyak 24 ribu ekor diamankan dengan nilai ekspor Rp 250 ribu per ekor atau jika dijumlah secara keseluruhan Rp 6 miliar.


    "Para pelaku ini ingin menyelundupkan (benur) ke wilayah lain, di mana tujuannya ke wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Semestinya yang bersangkutan itu mendapatkan lisensi apabila melakukan kegiatan-kegiatan seperti begini, harus ada izin dari Dinas Perikanan, dari Karantina, sehingga legalitasnya ada. Tapi hal ini tidak dilakukan oleh para pengusaha ini," kata Wakil Direktur Polairud Polda Banten AKBP Abdul Majid kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).


    Penangkapan ini bermula saat polisi patroli di perairan Lebak dan Pandeglang. Petugas dari Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Banten melihat gerak-gerik mencurigakan dari dua orang yang membawa boks hitam.

    Setelah diperiksa, boks itu berisi benur dan hendak dijual ke Sukabumi, Jawa Barat. Benur itu diketahui akan dijual kepada pengepul.


    Dua pelaku yang diamankan, yakni MY (26) dan CH (20), kemudian diperiksa secara intensif. Kedua pelaku disangkakan Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat 1 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman pidana 8 tahun penjara atau denda Rp 1,5 miliar.


    "Sementara baru dua pelaku, mungkin nanti akan dilakukan pengembangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap dia



    Sumber : detiknews.com

    Oleh       : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini