• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Santunan Korban Peristiwa Mapolsek Ciracas Ditalangi TNI

    02/09/20, 16:47 WIB Last Updated 2020-09-02T09:47:49Z


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman memastikan, oknum anggota TNI yang melakukan pengerusakan dan penganiayaan dalam rangkaian peristiwa penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur , Sabtu (29/8/2020) silam, diwajibkan bertanggung jawab dan mengganti rugi seluruh perbuatannya kepada masyarakat yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.


    Ia menjelaskan, adanya bantuan dan ganti-rugi yang diberikan oleh TNI AD saat ini, merupakan langkah cepat TNI AD untuk biaya ganti-rugi masyarakat yang menjadi korban pengerusakan dan penganiayaan .


    "Ini (ganti-rugi) istilahnya ditanggulangi dulu. Nah dia (pelaku) harus ganti. Tidak ada impunitas (tidak dapat dipidana) bagi pelaku, gak ada ceritanya, kalo ditahan proses hukum berjalan nanti ada mekanisme bagaimana. Kita talangi dulu, kita harus cepat," jelas Mayjen TNI Dudung Abdurachman, di Koramil Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).


    Dudung menyatakan, pengganti-rugian itu meliputi kerusakan gerai toko, kerusakan kendaraan, serta penggantian biaya pengobatan masyarakat yang menjadi korban penganiayaan.


    Diungkapkan Dudung, hingga saat ini masyarakat yang melakukan laporan atas pengerusakan dan penganiayaan itu mencapai 76 orang.


    Melihat lokasi peristiwa pengerusakan itu terjadi di sejumlah titik sepanjang jalan raya Bogor, Dudung menyebut, pihaknya tetap akan membuka pos pelayanan pengaduan hingga tiga hari kedepan.


    "warga yang melapor sudah 76 terakhir. Ini bisa jadi bertambah. Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat. Karena itukan (peristiwa) dari Arundina sampe Ciracas cukup jauh. Kalo misalnya ada korban-korban lain silahkan, sampe 3 hari kedepan (pos pengaduan buka)," ujarnya.


    Perlu diketahui sebelumnya, peristiwa pengerusakan tersebut terjadi pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.


    Peristiwa ini bermula, dari kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami oleh anggota TNI berinisial MI di depan ruko Arundina pada Kamis (27/8) malam.


    Namun sayangnya, kecelakaan tunggal itu disusupi dengan informasi hoaks. Dimana dalam informasi itu, MI menyebutkan ia mengalami penganiayaan oleh warga sekitar tempat kecelakaan itu terjadi.


    Berdasarkan informasi tersebut, teman-teman MI pun terpancing emosi dan melakukan pengerusakan sejumlah toko di tempat MI dianiaya, tepatnya di depan ruko Arundina pada Kamis (27/8) malam.


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini