• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    BI Catat Uang Beredar Naik Jadi Rp6.726,1 T per Agustus 2020

    30/09/20, 11:11 WIB Last Updated 2020-09-30T04:11:52Z
    Bank Indonesia mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 13,3 persen menjadi Rp6.726,1 triliun pada Agustus 2020.
    Bank Indonesia mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 13,3 persen menjadi Rp6.726,1 triliun pada Agustus 2020. Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).

    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas nasional atau uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp6.726,1 triliun pada Agustus 2020. Jumlah itu naik 13,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


    Peningkatan uang beredar M2 ditopang oleh jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) yang meningkat 19,3 persen (year-on-year/yoy) pada bulan yang sama. Laju tersebut lebih tinggi dari Juli yang hanya tumbuh 13,1 persen (yoy).


    "Ini didorong oleh naiknya simpanan giro Rupiah" ujar Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (30/9).


    Selain itu, pertumbuhan uang kuasi meningkat, dari 9,7 persen (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 11,5 persen (yoy) pada Agustus 2020.


    "Namun, surat berharga selain saham mengalami kontraksi sebesar 18,7 persen (yoy) pada Agustus 2020, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 4,9% persen (yoy)," jelasnya.


    Bank sentral turut mencatat peningkatan uang beredar M2 dipengaruhi oleh kenaikan kenaikan ekspansi keuangan pemerintah.


    Hal itu tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang meningkat, dari 40,8 persen (yoy) pada Juli 2020 menjadi 65,1 persen (yoy) pada Agustus 2020. 


    Kemudian, aktiva luar negeri bersih bulan lalu meningkat sebesar 13,8 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2020 sebesar 17,6 persen(yoy).


    Lebih lanjut, pertumbuhan kredit kembali melambat dari 1 persen menjadi 0,6 persen (yoy) pada Agustus 2020.


    Sumber : cnn indonesia

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini