• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Pertamina 'Merana', Butuh Gagasan, Bukan 'Omong Besar'

    26/08/20, 11:46 WIB Last Updated 2020-08-26T04:46:58Z


    "Pertamina butuh gagasan besar. Bukan omong besar," kata Mulyanto dalam keterangannya, Selasa (25/8/2020).


    Dengan meruginya Pertamina, Mulyanto mempertanyakan kinerja Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama. 


    Sebagai komisaris utama Pertamina, Ahok harusnya mampu melakukan pengawasan agar perusahaan yang dipimpinnya lebih baik.


    Dengan kewenangan yang dimiliki dan dukungan politik memadai, lanjut dia, katanya, Ahok punya kesempatan lebih besar membenahi Pertamina.


    Diketahui, PT Pertamina (Persero) mencatatkan rugi bersih sebesar USD 767.92 juta atau Rp11.2 triliun pada semester I-2020.


    Angka ini berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun 2019, yang mana saat itu perseroan tercatat membukukan laba bersih USD 659,96 juta atau sekitar Rp9.6 Triliun.


    VP Komunikasi Perusahaan Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, kerugian karean Pertamina menghadapi triple shock sepanjang semester pertama.  


    "Pertamina menghadapi triple shock," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Senin, 24 Agustus 2020.


    Fajriyah menjelaskan, ketiga syok itu adalah penurunan harga minyak mentah dunia, penurunan konsumsi BBM di dalam negeri, serta pergerakan nilai tukar dolar AS yang berdampak pada selisih kurs yang cukup signifikan. 


    "Pandemi Covid-19 dampaknya sangat signifikan bagi Pertamina," tuturnya.


    Dengan penurunan demand, depresiasi rupiah, dan juga crude price yang berfluktuasi sangat tajam, kata Fajriyah, membuat kinerja keuangan Pertamina sangat terdampak.


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini