• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Harga Cabai Semakin Anjlok, Rp2.500 Per Kilogram

    07/08/20, 09:39 WIB Last Updated 2020-08-07T02:42:12Z


    JAGUARNEWS77.com # Sumenep, Madura - Ibarat jatuh tertimpa tangga. Pepatah itulah yang dirasakan para petani cabai di kabupaten Sumenep Madura, Provinsi Jawa Timur. 


    Selain daerahnya belum bebas dari pandemi covid-19, harga cabai di kalangan petani semakin anjlok, cuma Rp2.500 per kilogram. 


    “Ini terasa sejak pandemi covid-19 dan dari hari kehari terus menurun hingga Rp 2.500 per kilogram,” terang Saniyatun, petani asal Desa Keles Kecamatan Ambunten, Jumat (06/08/2020).


    Anjloknya harga cabai di musim kemarau sangat memberatkan para petani, karena setiap hari mereka harus menyiramnya, namun harapannya saat panen seakan pupus karena harganya tidak sebanding dengan pekerjaan mereka.


    “Jika tidak disiram, budidaya tanaman cabai akan meranggas kemudian akan menua dan tidak produktif,” keluhnya.


    Walau murah petani dengan terpaksa tetap merawat dan menjualnya pada para tengkulak yang biasa mangkal disejumlah lokasi. Perubahan harga cabai di Sumenep biasanya terjadi tiap hari. Sehingga pergerakan harganya hampir tiap hari berbeda.


    “Yang paling parah satu bulan terakhir ini, sangat murah dan tidak pernah naik hingga diatas Rp5.000 per kilogramnya,” ceritanya.


    Sementara itu untuk laporan yang masuk ke Dinas Perdagangan Sumenep, yang diambil dari harga di dua pasar tradisonal, maisng-masing pasar Anom baru dan Pasar Bangkal Sumenep, harga cabai biasa Rp 18.000 per kilo gram, sedangkan cabai rawit Rp 17.000 per kilogram.


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini