• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Polri Ukir Prestasi di Osaka, Dominasi Kejuaraan Taekwondo Internasional dan Pertegas Pembinaan Atlet Berkelanjutan

    27/04/26, 14:00 WIB Last Updated 2026-04-27T07:00:36Z

    Foto: Prestasi membanggakan ditorehkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Ohama Arena Sakai, Osaka, Jepang, Minggu (27/4/2026) (Dok- Istimewa)



    JAGUARNEWS77.com // ‎OSAKA — Prestasi membanggakan ditorehkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Ohama Arena Sakai, Osaka, Jepang, Minggu (27/4/2026).

    Kontingen Polri tampil dominan dan keluar sebagai juara umum, mengungguli peserta dari berbagai negara dengan total 21 medali.

    ‎Keberhasilan tersebut terdiri dari 14 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu—sebuah capaian yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam pembinaan atlet internal Polri sejak dibentuknya Komite Olahraga Polri (KOP) pada 2024.

    ‎Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa kehadiran KOP menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

    ‎“Pembentukan Komite Olahraga Polri merupakan langkah strategis untuk memastikan pembinaan yang sistematis sekaligus menjamin hak-hak atlet berprestasi di lingkungan Polri,” ujarnya.

    ‎KOP sendiri diresmikan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024, sebagai wadah pengembangan bakat personel di bidang olahraga.

    Kebijakan ini dinilai mulai menunjukkan hasil konkret melalui prestasi di tingkat internasional.

    ‎Dominasi di Semua Kategori
    ‎Sejak hari pertama hingga penutupan, atlet Polri tampil konsisten di berbagai nomor, baik poomsae (seni jurus) maupun kyorugi (pertarungan).

    Sejumlah nama seperti Bripda Rizky Irma Suryani, Bripda Gabriel Simorangkir, hingga Bripda Adrian Kaiser Hakiki menjadi tulang punggung kemenangan melalui raihan medali emas di kategori masing-masing.

    ‎Di sektor poomsae, Polri menunjukkan keunggulan teknik dan harmonisasi gerakan, sementara di kyorugi, para atlet tampil agresif dengan strategi matang dan ketahanan fisik yang prima.

    Dominasi ini memperlihatkan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi teknik, mental, maupun manajemen pertandingan.

    ‎Official tim, M. Rustam Febrianzah, menilai capaian tersebut merupakan buah dari disiplin tinggi dan persiapan jangka panjang yang terstruktur.

    ‎“Keberhasilan ini bukan hasil instan. Ini adalah akumulasi dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan institusi yang konsisten,” ujarnya.

    ‎Apresiasi dan Catatan Kritis
    ‎Apresiasi disampaikan kepada Kapolri atas dukungan terhadap pengembangan olahraga di tubuh Polri.

    Dukungan tersebut dinilai membuka ruang bagi personel untuk berprestasi di luar tugas utama sebagai aparat penegak hukum.

    ‎Namun demikian, sejumlah pengamat menilai keberhasilan ini perlu diikuti dengan konsistensi pembinaan jangka panjang serta transparansi dalam sistem seleksi dan pengembangan atlet.

    Tantangan ke depan tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga memastikan regenerasi atlet berjalan berkesinambungan.

    ‎Selain itu, penting pula menjaga keseimbangan antara tugas kepolisian dan karier atlet, agar tidak terjadi tumpang tindih yang berpotensi mengganggu profesionalisme di kedua bidang.

    ‎Perkuat Citra dan Diplomasi Olahraga
    ‎Kemenangan ini tidak hanya berdampak pada internal institusi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga taekwondo internasional.

    Prestasi di ajang multinasional seperti ini menjadi bagian dari diplomasi olahraga yang berkontribusi terhadap citra positif negara.

    ‎Wakapolri menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan memperluas partisipasi dalam kompetisi internasional.

    ‎“Prestasi ini harus menjadi pemicu untuk terus berkembang. Polri berkomitmen melahirkan atlet-atlet berkelas dunia yang mampu mengharumkan nama Indonesia,” tegasnya.

    ‎Dengan capaian di Osaka, Polri menunjukkan bahwa institusi keamanan negara juga mampu bertransformasi menjadi ruang pembinaan talenta olahraga yang kompetitif.

    Meski demikian, keberlanjutan program, evaluasi sistem, serta komitmen jangka panjang tetap menjadi kunci agar prestasi ini tidak berhenti sebagai euforia sesaat, melainkan menjadi fondasi kejayaan yang berkelanjutan.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini