Foto: Lurah Pisangan Baru, Nuraenie, mengambil langkah konkret dengan menambah 550 ekor ikan nila serta merencanakan pembangunan kolam baru untuk bantuan ikan nila sebanyak 500 ekor dan ikan lele 500 ekor dari Sudin KPKP Jakarta Timur guna memperkuat sektor budidaya di wilayah tersebut (Dok- Istimewa).
JAGUARNEWS77.com // JAKARTA - Pembudidayaan ikan nila di Kelurahan Pisangan Baru terus ditingkatkan. Lurah Pisangan Baru, Nuraenie, mengambil langkah konkret dengan menambah 550 ekor ikan nila serta merencanakan pembangunan kolam baru untuk bantuan ikan nila sebanyak 500 ekor dan ikan lele 500 ekor dari Sudin KPKP Jakarta Timur guna memperkuat sektor budidaya di wilayah tersebut.
Upaya penghijauan juga dilakukan secara masif. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota memberikan bantuan 10 jenis tanaman hias dengan total mencapai 2.000 polybag.
Adapun jenis tanaman tersebut terdiri dari : Adas, Gandarusa Putih, Hanjuang Kribo, Pacing, Gandarusa Merah, Ararea, Sambang Dara Lokal, Sutra Bombay, Melati Jepang Merah, hingga Patah Tulang Hijau, masing-masing berjumlah 200 polybag.
Selain itu, warga bersama PKK juga fokus pada penanaman tanaman pangan seperti Kangkung Darat, Terong, Selada, Cabai, Seledri, dan Bayam. Hasilnya, panen dilakukan secara serentak setiap bulan sebagai bentuk ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Meski demikian, kegiatan ini tidak lepas dari kendala. Serangan hama seperti semut merah dan belalang kerap merusak tanaman, sehingga menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.
Hasil panen tersebut kemudian dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dan membantu anak-anak yang mengalami stunting di wilayah Pisangan Baru. Saat ini terdapat 25 anak stunting yang membutuhkan perhatian, termasuk dukungan dari orang tua asuh dan kolaborasi masyarakat melalui program CSR agar kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Di sisi lain, penataan wilayah juga terus dilakukan. Pemerintah kelurahan tengah membangun posko terpadu untuk Babinsa, Bimaspol dan Satpol PP yang sebelumnya hanya berupa tenda. Posko ini juga bertujuan untuk memperluas area parkir bagi warga yang datang ke kantor kelurahan. Rencananya, posko terpadu tersebut akan diresmikan pada Jumat, 24 April 2026.
Penataan lingkungan turut menyasar wilayah RT 005/RW 015. Area yang sebelumnya digunakan sebagai parkir liar dan lokasi berjualan kini telah disulap menjadi Taman Transformasi Pisangan Baru. Taman ini dihadirkan sebagai ruang terbuka bagi warga untuk beraktivitas, seperti berjemur, swafoto maupun bersantai.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Kelurahan Pisangan Baru dalam meningkatkan kualitas lingkungan, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Rencana ke depan Setiap panen ikan nila dan lele juga kita bagikan ke anak-anak stunting, Ada 25 orang anak stunting yang ada di Pisangan Baru dan itu butuh perhatian, baik orang tua asuh
maupun warga yang memiliki kemampuan bisa juga berkolaborasi menjadi CSR untuk membantu anak-anak stunting agar kebutuhan gizi mereka bisa lebih baik lagi.
Kami juga sekarang membuat posko terpadu untuk Babinsa, Bimaspol, Satpol pp yang mana pos sebelumnya berupa tenda, nantinya akan kita bongkar, untuk memperluas halaman parkir kendaraan warga yang datang ke kelurahan Pisangan Baru.
Posko terpadu insya Allah akan di resmikan pada hari Jum'at, tanggal 24 April 2026.
Penataan juga kami terapkan di wilayah
RT.005/RW.015, yang tadinya di buat parkiran liar dan berjualan, Kemudian kami jadikan taman transformasi Pisangan Baru, yang gunanya untuk warga yang mau berjemur, swafoto dan duduk-duduk santai di taman tersebut.
Harapannya lebih banyak lagi taman-taman terbuka di wilayah Pisangan Baru yang bisa di nikmati para warga sekitar
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan