• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Pendampingan Psikologi Personel Ops Ketupat 2026, Polda Metro Jaya Jaga Ketahanan Mental di Lapangan‎

    26/03/26, 23:55 WIB Last Updated 2026-03-26T16:55:10Z

    Foto: Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), serta Posko Arus Mudik Lebaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya (Dok-Istimewa)


    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Dalam rangka mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026, Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya melalui Bagian Psikologi melaksanakan kegiatan pendampingan psikologi bagi personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), serta Posko Arus Mudik Lebaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Kegiatan pendampingan psikososial ini menjadi bentuk dukungan institusi dalam menjaga kesiapan dan ketahanan mental personel selama menjalankan tugas pengamanan pada periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

    Program ini dipimpin langsung oleh IBG Adi Putra Yadnya, dengan fokus pada stabilitas emosi, kesiapan mental, serta kesehatan psikologis anggota di lapangan.

    Personel yang bertugas di Pospam dan Posyan diketahui menghadapi beban kerja tinggi, mulai dari jam dinas yang panjang, tuntutan pelayanan masyarakat, hingga dinamika situasi yang terus berubah.

    Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian khusus dari sisi psikologis guna menjaga performa dan kualitas pelayanan.

    Tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya melakukan pendampingan secara langsung di 20 titik, yang terdiri dari 13 Pospam, 5 Posyan, dan 2 Posko Arus Mudik.

    Sejumlah lokasi tersebut antara lain Pospam Masjid Istiqlal, Bundaran HI, Stasiun Gambir, Danau Sunter, hingga Terminal Penumpang Nusantara Pura, serta beberapa titik di wilayah Bekasi dan perbatasan Karawang.

    Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pendampingan kepada petugas melalui sesi motivasi, komunikasi interpersonal, serta pelatihan teknik pernapasan untuk membantu mengelola stres dan menjaga ketenangan saat bertugas.

    Adi Putra Yadnya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan proaktif dalam memastikan kesiapan personel tetap optimal.

    “Pendampingan ini bertujuan untuk membantu personel mengelola tekanan kerja, mencegah kelelahan mental, serta meningkatkan ketahanan psikologis agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada pengamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga pelayanan masyarakat secara menyeluruh.

    Oleh karena itu, selain kesiapan fisik dan teknis, aspek psikologis menjadi faktor krusial dalam menunjang keberhasilan operasi serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    Melalui program ini, diharapkan personel Ops Ketupat 2026 Polda Metro Jaya mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas, sekaligus menjaga kestabilan emosi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

    Pendampingan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi stres kerja, kelelahan mental, serta gangguan psikologis lainnya selama masa operasi berlangsung.

    Ke depan, Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus menghadirkan dukungan psikososial secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh Polri.

    Di balik kelancaran arus mudik dan terjaganya keamanan selama Lebaran, terdapat peran penting kesehatan mental personel.

    Polri tidak hanya hadir untuk menjamin keamanan, tetapi juga memastikan kesiapan psikologis anggotanya tetap terjaga demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini