JAGUARNEWS77.com // Semarang, 29 Maret 2026 — Sebanyak 400 siswa terbaik dari seluruh Indonesia mulai berdatangan ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Tahap krusial ini dijadwalkan berlangsung mulai 31 Maret 2026, menandai fase akhir dari proses seleksi berbasis merit yang ketat dan kompetitif.
Para peserta merupakan hasil penyaringan dari Nusantara Standard Test (NST) Tahap II, bagian dari Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA KTB.
Sebelumnya, sebanyak 3.000 siswa dinyatakan lolos NST Tahap I, namun hanya 2.644 peserta yang melanjutkan ke Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13 persen, mencakup perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.
Seleksi NST Tahap II menguji kemampuan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kompetensi Bahasa Inggris.
Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), yang memungkinkan pengukuran kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.
Hasil seleksi menunjukkan tingkat persaingan yang sangat tinggi.
Dari ribuan peserta, hanya 400 siswa dengan peringkat nasional terbaik yang berhasil melaju ke tahap seleksi terpusat.
Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 580. Bahkan, hanya sekitar 15,1 persen peserta yang masuk dalam kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa proses seleksi ini dirancang untuk menjaring talenta terbaik bangsa secara transparan dan akuntabel.
“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik.
Sistem ini berbasis data, mengedepankan meritokrasi, dan menjamin objektivitas. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi unggul yang telah melewati standar akademik tinggi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan seleksi secara terpusat di Akpol Semarang bertujuan untuk memastikan keseragaman standar penilaian bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat prinsip keadilan dalam proses seleksi.
Lebih lanjut, seleksi ini disebut sebagai bagian dari upaya mendukung Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan berkualitas dan berdaya saing global.
Dari sisi sebaran wilayah, 400 peserta terbaik tersebut berasal dari 28 provinsi.
Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.
Komposisi peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75 persen) dan 149 perempuan (37,25 persen). Sementara itu, berdasarkan latar belakang pendidikan, peserta berasal dari SMP negeri (44 persen), SMP swasta kurikulum nasional (42,5 persen), dan SMP swasta kurikulum internasional (13,5 persen).
Data ini menunjukkan bahwa peluang keberhasilan terbuka luas bagi seluruh siswa tanpa memandang asal sekolah, selama memiliki kesiapan akademik dan
daya saing yang kuat.
Pada tahap seleksi terpusat, peserta akan
menjalani serangkaian ujian komprehensif yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara terhadap siswa dan orang tua.
Dari seluruh tahapan tersebut, nantinya akan dipilih sekitar 180 siswa terbaik untuk menjadi bagian dari angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, serta jiwa kepemimpinan.
Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak calon pemimpin masa depan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat sebagai bagian dari pelayanan publik yang profesional.
Reportet: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan
› 400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol Semarang
› Karo Penmas
› Persaingan Kian Ketat
› Polda
› Polri
400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol Semarang, Persaingan Kian Ketat
400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol Semarang, Persaingan Kian Ketat
BERITA NUSANTARA and 4 more
29/03/26, 22:19 WIB
Last Updated
2026-03-29T15:19:21Z
Foto: Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa proses seleksi ini dirancang untuk menjaring talenta terbaik bangsa secara transparan dan akuntabel (Dok-Istimewa)
400 Siswa Terbaik Nasional Jalani Seleksi Akhir SMA KTB di Akpol SemarangKaro PenmasPersaingan Kian KetatPoldaPolri
Komentar