JAGUARNEWS77.com // Jakarta - Jemaah haji asal Indonesia yang akan berangkat pada tahun 1444 Hijriah ini tercatat sebanyak 221 ribu. Di antaranya terdapat 67 ribu jemaah yang telah berusia lanjut (lansia).


Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, mengatakan konfigurasi lansia ini hampir mencapai 30 persen dari total jemaah. "Ini tantangan yang cukup besar," ujarnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2023).


Bahkan, satu orang di antaranya tercatat telah berumur 105 tahun. "Kami akan verifikasi apakah yang bersangkutan dapat diberangkatkan tanpa syarat, dengan syarat tertentu, atau tidak layak berangkat,” ujarnya.


Menurut Hilman, Kementerian Agama berkomitmen mewujudkan pelayanan haji yang ramah, khususnya kepada jamaah lansia. “Para petugas harus dipersiapkan secara lebih matang mulai segi wawasan, keterampilan, tenaga, serta dedikasi," ucapnya. 


Saat ini, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Tugas dan Fungsi bagi petugas haji Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi pelayanan serta menyatukan visi dan misi para petugas haji.


Hilman menambahkan setelah pandemi Covid-19, kuota haji Indonesia kini sudah kembali normal. "Kloter pertama jemaah haji Indonesia akan berangkat pada 24 Mei 2023 melalui 14 embarkasi," ujarnya. (Sumber : KBRN/Red)