• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    13 Desa Sekecamatan Cikulur Lebak Banten Rencanakan Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    01/08/21, 22:14 WIB Last Updated 2021-08-01T15:15:23Z
    Jaro Jakong, Ketua Paguyuban Kepala Desa Sekecamatan Cikulur

    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Sebanyak 13 desa  se-Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Provinsi Banten merencanakan akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) seusai masa pemberlakuan pembatasan  kegiatan masyarakat (PPKM ) darurat berakhir. 


    Adapun rencana aksi unjuk rasa akan digelar dihalaman kantor Kecamatan Cikulur pada hari selasa 03/08/2021 oleh para Kepala Desa  karena di picu lokasi pemeriksaan pertanggung jawaban dana penanggulangan Covid19 dinilai tidak sesuai agenda. 

    Zakaria selaku ketua panguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Cikulur  ketika ditemui awak media dikediamannya, Minggu 1/08/2021 mengatakan "Saya beserta rekan Kepala Desa yang lainnya yang ada di wilayah Cikulur merencanakan melakukan aksi unjuk rasa setelah masa PPKM  berakhir. Hal ini dilakukan karena menyusul lokasi pemeriksaan surat  pertanggungjawaban atau SPJ biaya penanggulangan covid -19 tidak sesuai agenda" Ujar Zakaria. 


    Masih dikatakan ketua penguyuban Kepala Desa  se-Kecamatan Cikulur  bahwa dirinya dan rekan yang lain tidak terima pada waktu diminta menyerahkan berkas SPJ penanggulangan covid-19 kekantor Polsek Cikulur oleh oknum mantri polisi (MP) di Kecamatan setempat.


    "Ada desakan  oknum MP Kecamatan Cikululur tersebut melalui pesan singkat whatsappnya kepada perangkat desa untuk segera menyerahkan SPJ covid-19 dengan mengatakan "ditunggu perbaikan SPJ nya  sekarang di Polsek (seraya menyerukan perintah)" kata  Zakaria. 


    Berdasarkan informasi yang diterima awak media, rencana pembinaan itu awalnya akan di laksanakan  di Desa Anggalan namun  karena di Desa  ada salah satu kegiatan yaitu penyaluran  bantuan sosial tunai ( BST)  sehingga di alihkan ke Kantor Polsek dan Kades yang harus enyerahkan berkas.


    Ditempat yg sama dikatakan oleh salah satu tokoh masyarakat yang juga merupakan Ketua Umum Badak Banten Perjuangan (BBP) Haji Eli Sahroni  bahwa dirinya sangat menyayangkan  dengan adanya oknum yang bekerja tidak sesuai dengan tugas dan fungsi pokoknya ( Tupoksi) dan  untuk para perangkat desa, Haji Eli berpesan agar lebih bisa meningkatkan  etos kerja serta produktifitas kerja dalam melayani  masyarakat di masing masing desa nya. 



    (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini