JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) resmi memulai rangkaian pelaksanaan Kompolnas Awards 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).
Ajang penghargaan tahunan tersebut kembali digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja Polri yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian.
Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Arief Wicaksono Sudiutomo, mengatakan Kompolnas Awards 2026 menjadi penyelenggaraan kelima sejak pertama kali dilaksanakan beberapa tahun lalu.
Menurutnya, program tersebut telah berkembang menjadi salah satu instrumen evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek.
Arief menjelaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar ajang kompetisi antarsatuan kerja, melainkan sarana untuk mendorong lahirnya inovasi, transparansi, dan peningkatan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui proses penilaian yang komprehensif, Kompolnas berharap dapat mengidentifikasi berbagai praktik terbaik yang dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya.
Sementara itu, Komisioner Kompolnas yang juga Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah penyempurnaan dalam sistem penilaian.
Salah satunya adalah pengelompokan kategori peserta yang lebih rinci pada setiap tingkatan organisasi Polri sehingga proses penilaian dinilai lebih objektif, proporsional, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing satuan kerja.
Menurut Ida, penghargaan ini memiliki tujuan strategis untuk memberikan apresiasi kepada satuan kerja yang menunjukkan kinerja unggul sekaligus memacu satuan kerja lainnya agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kompolnas Awards ini merupakan apresiasi atau penghargaan dari Kompolnas kepada satker Mabes Polri yang sudah berkinerja terbaik.
Harapannya dapat memotivasi satker lainnya melalui penerapan best practice sehingga seluruh jajaran Polri dapat terus meningkatkan kinerjanya,” ujar Ida.
Ia menegaskan bahwa salah satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam penilaian adalah kemampuan satuan kerja dalam merespons pengaduan masyarakat (dumas).
Menurutnya, respons cepat, akurat, dan transparan terhadap setiap laporan masyarakat menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas pelayanan kepolisian.
Selain itu, Kompolnas juga akan melakukan verifikasi langsung melalui visitasi lapangan terhadap para nominasi terbaik.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa capaian kinerja yang tercantum dalam data administrasi benar-benar selaras dengan kondisi nyata di lapangan.
“Tim juri akan turun langsung untuk melihat bagaimana implementasi pelayanan publik, inovasi, dan berbagai program yang dijalankan oleh satuan kerja.
Dengan demikian, penilaian tidak hanya berbasis dokumen, tetapi juga fakta yang terjadi di lapangan,” jelas Ida.
Dalam proses penilaiannya, Kompolnas menggunakan lima indikator utama yang dikenal dengan konsep “5P”, yaitu Prosperity (kesejahteraan), Planet (kepedulian lingkungan), People (pelayanan kepada masyarakat), Partnership (kemitraan), dan Peace (keamanan serta ketertiban).
Kelima indikator tersebut dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kualitas tata kelola dan pelayanan satuan kerja kepolisian.
Untuk menjaga independensi dan kredibilitas proses seleksi, tim juri Kompolnas Awards 2026 melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kompolnas, Mabes Polri, akademisi, tokoh masyarakat, hingga kalangan media.
Keterlibatan banyak pihak tersebut diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang lebih objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, Kompolnas juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses penilaian.
Masyarakat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan media massa diajak memberikan masukan terkait satuan kerja Polri yang dinilai memiliki pelayanan terbaik maupun inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami menghimbau masyarakat untuk berkontribusi memberikan masukan mengenai polda, polres, maupun polsek yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik.
Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong Polri semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ida.
Pelibatan masyarakat dinilai penting karena publik merupakan pihak yang secara langsung merasakan pelayanan kepolisian.
Masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mengukur kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap satuan kerja.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa keberadaan Kompolnas Awards dapat menjadi instrumen positif untuk mendorong budaya kompetisi yang sehat di lingkungan Polri.
Namun demikian, penghargaan tersebut juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, melainkan mampu menghasilkan perbaikan nyata dalam pelayanan publik, penegakan hukum, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Kompolnas Awards 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga September 2026.
Seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara bertahap sebelum mencapai puncaknya pada malam penganugerahan yang direncanakan digelar pada 3 September 2026.
Melalui ajang ini, Kompolnas berharap lahir semakin banyak satuan kerja Polri yang mampu menghadirkan pelayanan profesional, humanis, dan responsif sesuai harapan masyarakat.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan