• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Konfirmasi Dugaan Pungli PTSL di Jatikramat Tersendat, Klarifikasi Resmi Belum Disampaikan Bahkan

    04/05/26, 14:22 WIB Last Updated 2026-05-04T07:22:15Z

    Foto: Upaya konfirmasi terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, hingga kini masih belum membuahkan kejelasan.

    ‎


    ‎JAGUARNEWS77.com // Bekasi — Upaya konfirmasi terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, hingga kini masih belum membuahkan kejelasan.

    ‎

    ‎Sejumlah pihak yang berwenang belum memberikan keterangan resmi, sehingga substansi dugaan tersebut masih belum terkonfirmasi secara utuh.

    ‎

    ‎Lurah Jatikramat, Patoni, sebelumnya tidak dapat ditemui karena tengah menjalankan ibadah umrah.

    ‎

    ‎Setelah usai menjalani umroh, upaya konfirmasi kembali dilakukan oleh awak media.

    ‎

    ‎Namun, melalui pesan WhatsApp, Patoni mengarahkan agar pertanyaan terkait dugaan pungli tersebut disampaikan kepada Sekretaris Kelurahan (Sekel) Jatikramat, Mustofa, serta seorang petugas PJLP/P3K bernama Agus.

    ‎

    ‎Upaya menghubungi Agus tidak membuahkan hasil.

    ‎

    ‎Pesan yang dikirim tidak mendapat respons, begitu pula dengan sejumlah panggilan telepon yang tidak dijawab.

    ‎

    ‎Kondisi ini menambah hambatan dalam memperoleh penjelasan yang komprehensif mengenai isu yang berkembang di masyarakat.

    ‎

    ‎Di tengah belum adanya keterangan resmi dari pihak Sekel, Patoni kembali menghubungi awak media pada Rabu (29/4/2026).

    ‎

    ‎Dalam pesannya, ia mengundang awak media untuk datang langsung ke Kantor Kelurahan Jatikramat guna melakukan konfirmasi dan klarifikasi secara tatap muka.

    ‎

    ‎Menindaklanjuti undangan tersebut, pada Kamis (30/4/2026), awak media mendatangi Kantor Kelurahan Jatikramat. Setibanya di lokasi, awak media berupaya menemui Mustofa dan Agus.

    ‎

    ‎Namun, hanya Mustofa yang dapat ditemui. Saat ditanya mengenai keberadaan Agus, Mustofa menyampaikan bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja karena sakit.

    ‎

    ‎Ketika dimintai keterangan terkait dugaan pungli dalam program PTSL tahun 2025, Mustofa belum bersedia memberikan penjelasan.

    ‎

    ‎Ia menyatakan bahwa dirinya belum dapat memberikan jawaban sebelum Agus kembali masuk kerja, yang diperkirakan pada hari Senin mendatang.

    ‎

    ‎“Hari ini Agus tidak masuk karena sakit, jadi saya belum bisa menjawab apa pun. Kita tunggu sampai hari Senin saat Agus sudah masuk,” ujar Mustofa.

    ‎

    ‎Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan dari awak media, mengingat sebagai aparatur sipil negara, pihak kelurahan dinilai memiliki kapasitas untuk memberikan klarifikasi awal tanpa harus menunggu kehadiran tenaga PJLP/P3K.

    ‎

    ‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak Kelurahan Jatikramat terkait substansi dugaan pungli dalam program PTSL tersebut.

    ‎

    ‎Situasi ini membuat informasi yang beredar di masyarakat masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

    ‎

    ‎Awak media menegaskan bahwa ruang klarifikasi tetap terbuka bagi seluruh pihak, baik aparatur kelurahan maupun pihak lain yang terlibat dalam pelaksanaan program PTSL.

    ‎

    ‎Langkah ini penting untuk memastikan pemberitaan yang berimbang, sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan secara utuh.

    ‎

    ‎Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan komitmen terhadap prinsip transparansi serta akuntabilitas, awak media akan terus menelusuri perkembangan kasus ini.

    ‎

    ‎Informasi lanjutan akan disampaikan kepada publik setelah diperoleh keterangan resmi dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

    ‎

    ‎‎Reporter: Muhamad Alviyan

    ‎

    ‎‎Editor: Muhamad Alviyan

    ‎

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini