• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    LSM KPKB Akan Layangkan Surat Laporan Pengaduan (Lapdu) Ke Kejaksaan Negeri Lebak

    15/12/21, 17:49 WIB Last Updated 2021-12-15T10:49:53Z
    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten – Lembaga Swadaya Masyarakat Kumpulan Pematau Korupsi Banten (LSM KPKB) akan melayangkan Surat Laporan Pengaduan (Lapdu) kepada Kejaksaan Negeri Lebak, terkait adanya dugaan potensi tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama – sama oleh penyelenggara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hati Nurani di Kabupaten Lebak yang membagi – bagikan sejumlah uang kepada orang yang tidak ada kaitanya dengan realisasi dana hibah tahun 2021.


    Hal itu dikatakan Ketua Umum LSM KPKB Dede Mulyana saat menggelar press comprence bersama Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di Kawasan Balong Ranca Lentah, Rabu 15 Desember 2021.


    Dalam keterangannya Dede Mulyana mengaku pihaknya juga akan melayangkan surat permohonan informasi dan dokumentasi penggunaan DPPA SKPD penerima dana hibah PKBM Hati Nurani kepada Dinas Pendidikan melalui PPID Kabupaten Lebak.


    “Kami juga akan membuat Permohonan informasi dan dokumentasi terkait penggunaan DPPA SKPD di Lembaga PKBM tersebut untuk mengkaji dan menganalisa secara komprehensif dari dokumen tersebut,” kata Dede Mulyana.


    “Kalau memang dalam DPPA tersebut ada dana yang diperuntukan buat dibagi – bagi berarti tidak ada masalah, tetapi kalau tidak ada, dari mana uang tersebut,” tegasnya.


    Untuk data penerima bantuan dana hibah PKBM di Kabupaten Lebak ada 32 penerima. Nilai bantuan tersebut nilainya berbeda- beda, kebetulan PKBM Hati Nurani ini salah satu penyelenggara yang mendapatkan dana bantuan tergolong besar dibanding yang lain. 


    “PKBM ini nilai penerimaannya tergolong besar, jika hitung secara keseluruhan nilainya ratusan juta rupiah,“katanya.


    Selaku kontrol sosial di Kabupaten Lebak, Dede Mulyana berharap bahwa persoalan ini dapat dijelaskan dan diuraikan sesuai mekanisme yang ada, jangan sampai hanya jadi ajang bancakan setiap tahunnya. 


    “Kami hanya ingin tau sejelas – jelasnya karena buktinya lengkap. Dan ini menjadi koreksi bersama bahwa pengunaan anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD dapat dimanfaatkan sesuai dengan aturan. Kami Lembaga Swadaya Masyarakat Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (LSM KPKB) akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntas agar dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini