• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Rehab Lapangan Upacara, SDN III Cijoro Lebak Diduga Abaikan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021

    19/10/21, 10:20 WIB Last Updated 2021-10-19T03:20:26Z
    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten – Kegiatan rehabilitasi Lapangan Upacara Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Cijoro Lebak Diduga Kuat tidak mengindahkan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) nomor 6 tahun 2021 tentang juklak juknis pelaksanaan realisasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) reguler pada satuan pendidikan dasar dan menegah. Pasalnya dana yang digunakan untuk rehab yang tergolong sedang tersebut diduga menggunakan Dana BOS Reguler yang sejatinya dilarang berdasarkan permendikbud nomor 6 tahun 2021.  


    Hal ini terungkap saat salah satu anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Lebak mencoba mengkonfirmasi terkait kegiatan rehab kepada salah seorang guru dan komite sekolah SDN III Cijoropasir. Sabtu 16 Oktober 2021.

    Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media ini di sekolah, didapatkan pengakuan dari Kasman operator sekolah SDN III Cijoro Lebak bahwa anggaran yang digunakan oleh sekolah untuk membangun Lapangan upacara tersebut bersumber dari Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) SDN III Cijoro Lebak.


    “Setau saya dananya dari dana Bos pak,” ujar kasman kepada awak media ini sabtu 16 Oktober 2021.


    Namun saat ditanya lebih jauh lagi terkait kegiatan tersebut, Kasman hanya menjawab bahwa kapasitas dirinya hanya seorang guru sekaligus operator sekolah jadi tidak tau lebih jauh lagi.


    “Maaf pak saya hanya guru sekaligus operator, saya kurang tau mengenai hal itu,” imbuh Kasman.


    Terpisah, Abas Sukatma Ketua Komite Sekolah SDN III Cijoro Lebak, ketika ditemui awak media ini di rumahnya (15/10) mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui adanya rehab tersebut saat turun bahan material kegiatan.


    “Saya baru tahu bahwa ada pembangunan paping blok disekolah ini, jadi sebelumnya saya tidak dikasih tau,” tegas Abas.  


    Sementara itu Abdul Malik Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, ketika dimintai tanggapannya terkait kegiatan rehab di lingkungan SDN III Cijoro Pasir, ia menjawab itu sudah sesuai daripada digunakan untuk sesuatu yang tidak urgent.


    “Menurut pendapat saya sudah sesuai dibandingkan dengan sekolah lain yang kumuh dan tidak punya uang, tetapi itu anggarannya beda, dan kegiatan tersebut tentunya sudah mengacu pada RKKS SDN III Cijoro Lebak, jadi sekolah diberikan kewenangan untuk menentukan dan merencanakan kegiatan mana saja yang urgent, tetapi bila ada kegiatan yang memang bertentangan dengan permendikbud nomor 6 tahun 2021 mohon dijelaskan dimana letak kesalahannya biar kami dapat mengerti,” ujar Sekdis.


    Disinggung terkait Kepala Sekolah tersebut adalah istri dari Sekdis Abdul Malik yang notabene adalah dirinya, ia mengatakan akan bersikap profesional dalam hal pekerjaan.


    “Profesional aja kang kalau masalah pekerjaan, jadi saya tidak mau disangkut pautkan dengan hal itu,” pungkasnya. (BK/Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini