• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    "FAULUS PART II", Magnum Security, Faulus, ada apakah ini?

    01/06/21, 15:18 WIB Last Updated 2021-06-01T08:19:03Z
    Maryanti (Perwakilan PT Magnum, kiri - Deden (Pengacara dari Deni) 


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Sepertinya kisah Security, Sdr Faulus dan PT Magnum Security seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami. 

    Wartawan jaguarnews77.com yang meliput berita antara pertemuan pengacara Sdr.Deni yaitu Bapak "Deden F Delana SH" dari Nining & Partners Lawfirm dengan Ibu "Maryanti" perwakilan PT.Magnum Security selaku Bussines Development (karena HRD berada di Bali).

    Ibu Yanti mengatakan sudah tidak ada kontak dengan Sdr. Faulus sejak bulan Januari, namun pengacara dari sdr Deni disambungkan ke HRD Bapak Andri yang yang beliau sebutkan berada di Bali, adapun pembicaraan untuk membahas perkara yang sedang berjalan karena Ibu Yanti mengatakan bukan komposisinya untuk membahas tentang saudara Faulus serta menjawab pertanyaaan dari Bapak Deden.

    Pembicaraan antara lain membahas mengenai kontrak kerja, BPJS ketenagakerjaan, uang Koperasi yang janggal sampai pemalsuan Ijazah Security, di mana Bapak Deden menanyakan kenapa sampai terjadinya hal itu. Dan apakah PT Magnum Security mengetahui hal itu, yang diduga di lakukan oleh saudara Paulus.

    Karena pembicaraan melalui WhatsApp call yang tentunya tidak menemukan titik terang Bapak Deden siap melakukan pertemuan kembali untuk di selesaikan secara Musyawarah mufakat jika tidak ada titik temu akan melanjutkan perkara ini ke DISNAKER dan Pengadilan Hubungan Industrial serta ke pihak berwajib. 

    Namun sangat disayangkan di akhir pertemuan, Ibu Yanti dari pihak PT Magnum Security berujar kepada wartawan jaguarnews77.com bernama Shendy Marwan yang sedang bertugas, akan menuntut jika masalah ini ditayangkan di berita, itu disaksikan dan didengar oleh Bpk Deden.

    Bukan hanya itu, dari pembicaraan tertulis melalui WhatsApp juga mengatakan akan menuntut PT MEDIA JAGUAR INDONESIA jika menayangkan berita ini.



    (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini