• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Setoran Pelunasan Biaya Haji Dapat Di Minta Kembali

    02/06/20, 14:21 WIB Last Updated 2020-06-02T07:21:09Z


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Seiring keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan haji tahun ini, baik jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442 H atau 2021 M.


    “Setoran Bipih yang telah dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh badan pengeloila keuangan haji, kepada jemaah haji paling lambat 30 hari sebelum keberangkatan kloter pertama penyelengaaraan haji 1442 Hijriah/20221 masehi,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual dari Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (02/06/2020).


    Selain itu, setoran pelunasn Bipih juga dapat diminta kembali oleh Jemaah haji, mengingat adanya perbedaan setoran pelunasan, jemaah haji akan menerima nilai manfaat sesuai dengan setoran pelunasan BIPIH.


     "Namun juga setoran pelunasan BPIH dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan," terang Fachrul.


    Bersamaan dengan terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494/2020, lanjut Menag, Petugas Haji Daerah (PHD) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dinyatakan batal. Bipih yang telah dibayarkan akan dikembalikan.


    “Gubernur dapat mengusulkan kembali nama PHD pada haji tahun depan,” urai Menag.


    Hal sama berlaku bagi pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) pada penyelenggaraan haji tahun ini. Statusnya dinyatakan batal seiring terbitnya KMA ini. Bipih yang dibayarkan akan dikembalikan. KBIHU dapat mengusulkan nama pembimbing pada penyelenggaraan haji mendatang.


    “Semua paspor Jemaah haji, petugas haji daerah, dan pembimbing dari unsur KBIHU pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M akan dikembalikan kepada pemilik masing-masing,” ucapnya.


    Menag menyampaikan simpati kepada seluruh jemaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini. Untuk memudahkan akses informasi masyarakat, selain Siskohat, Kemenag juga telah menyiapakn posko komunikasi di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kemenag juga tengah menyiapkan WA Center yang akan dirilis dalam waktu dekat.


    “Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai,” pungkas Menag.


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini