• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Di Duga Terindikasi Korupsi & Pemalsuan, Ngambil BLT Bukan Hak nya, PemDes Tutup Mata, Yang Berhak Tak Di Beritahu

    24/06/20, 13:27 WIB Last Updated 2020-06-24T06:38:38Z
    JAGUARNEWS77.com # Serang, Banten - Dampak wabah pandemi Covid-19 begitu nyata dalam semua sektor kehidupan manusia di dunia tak terkecuali Indonesia.


    Untuk mengurangi dampak yang ada khususnya dampak ekonomi maka Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah mengucurkan beragam jenis bantuan kepada masyarakat.


    Sangat disayangkan masih banyak terjadi tindakan-tindakan melanggar hukum yang terpantau di sejumlah daerah dalam penyaluran bantuan-bantuan tersebut khususnya bantuan sosial tunai (BST).

    Kejadian yang diduga terindikasi korupsi dan pemalsuan penerima terendus oleh tim jaguarnews77.com salah satunya di Desa Cijeruk Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Provinsi Banten.

    Orang lain yang tidak berhak yang telah mengambil BST tahap pertama atas nama "Kutub"


    "Kutub" adalah salah satu warga Desa Cijeruk yang berhak menerima BST tersebut, tapi entah mengapa BST yang seharusnya diterima oleh Kutub tidak disampaikan informasinya dari pihak Desa kepada yang bersangkutan bahkan menurut informasi yang diterima bantuan BST atas nama kutub tersebut diambil oleh orang lain dan diberikan oleh pihak Desa padahal Pihak Desa mengenal Kutub dan juga orang yang mengambil BST atas nama Kutub.

    " Data saya keluar sebagai penerima BST tahap pertama dan kedua, ditahap pertama saya tidak diberitahu oleh pihak desa bahkan BST saya diambil oleh yang tidak berhak dan diberikan oleh pihak desa ke orang itu, tahap kedua saya baru diberitahu itupun dari warga lain dan saya sudah menerima BST tahap kedua, bagaimana ini pertanggung jawaban dari pihak desa dan Rt Rw serta orang yang sudah mengambil BST saya, Saya tunggu itikad baiknya" ujar Kutub.

    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini